Mother’s Day, AST Kirim 5.000 Surat Ibu Teraniaya di Turki ke Pemimpin Wanita Dunia
Senin, 10 Mei 2021 - 09:42 WIB
loading...
A
A
A
"Perempuan Turki selalu didiskriminasi, ditundukkan, dan ditindas. Terutama para Ibu harus membayar harga konflik dan penindasan dengan lebih keras,” lanjut AST.
Selain itu, upaya kudeta yang gagal pada Juli 2016 kebetulan menjadi momen penting dalam sejarah modern Turki, yang diikuti oleh penganiayaan terhadap ribuan orang; di antaranya ada ribuan wanita dan Ibu.
Tindakan luar biasa yang diambil oleh pemerintah setelah upaya kudeta, konflik politik, dan penganiayaan berat telah melipatgandakan beban para Ibu. Karena propaganda pemerintah, para Ibu distigmatisasi dan dikucilkan dari masyarakat.
Mereka dihadapkan pada penahanan sewenang-wenang, anak atau suami mereka menjadi korban penghilangan paksa, dan mereka terpaksa mengungsi untuk bertahan hidup.
"Para Ibu telah kehilangan anak atau nyawa mereka sendiri dalam keadaan yang menyedihkan ini," kata AST.
Selain itu, upaya kudeta yang gagal pada Juli 2016 kebetulan menjadi momen penting dalam sejarah modern Turki, yang diikuti oleh penganiayaan terhadap ribuan orang; di antaranya ada ribuan wanita dan Ibu.
Tindakan luar biasa yang diambil oleh pemerintah setelah upaya kudeta, konflik politik, dan penganiayaan berat telah melipatgandakan beban para Ibu. Karena propaganda pemerintah, para Ibu distigmatisasi dan dikucilkan dari masyarakat.
Mereka dihadapkan pada penahanan sewenang-wenang, anak atau suami mereka menjadi korban penghilangan paksa, dan mereka terpaksa mengungsi untuk bertahan hidup.
"Para Ibu telah kehilangan anak atau nyawa mereka sendiri dalam keadaan yang menyedihkan ini," kata AST.
Lihat Juga :