Biden: Kami Ikuti Osama bin Laden ke Gerbang Neraka dan Menangkapnya

Senin, 03 Mei 2021 - 09:36 WIB
loading...
Biden: Kami Ikuti Osama...
Pendiri al-Qaeda, Osama bin Laden, yang tewas oleh serangan Amerika Serikat di Pakistan sepuluh tahun silam. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berpidato memperingati 10 tahun serangan yang menewaskan pemimpin al-Qaeda Osama bin Laden . Dia menggambarkan pengejaran bin Laden hingga ke "gerbang neraka".

Biden menggunakan momen 10 tahun pembunuhan terhadap bin Laden untuk mendukung keputusannya menarik pasukan AS keluar dari Afghanistan.

Baca juga: COVID-19 India: Sehari 3.689 Meninggal, Akan Gunakan Krematorium Anjing

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Gedung Putih pada 2 Mei, presiden mengatakan kehadiran al-Qaeda di Afghanistan telah "sangat terdegradasi" sebagai akibat dari kematian dalang serangan 11 September 2001 (9/11) dan perang selama hampir 20 tahun.

"Kami mengikuti bin Laden ke gerbang neraka—dan kami menangkapnya," kata Biden.

"Kami menepati janji kepada semua orang yang kehilangan orang yang kami cintai pada 9/11: bahwa kami tidak akan pernah melupakan mereka yang telah hilang, dan bahwa Amerika Serikat tidak akan pernah goyah dalam komitmen kami untuk mencegah serangan lain di tanah air kami dan untuk mempertahankan orang Amerika aman," kata presiden.

"Sekarang, sebagai hasil dari upaya itu, saat kami mengakhiri perang terpanjang Amerika dan menarik pasukan terakhir kami dari Afghanistan, al-Qaeda sangat terdegradasi di sana," katanya.

Biden, yang mengumumkan pada bulan April bahwa dia akan mengakhiri perang terpanjang Amerika, menggambarkan pemandangan di Gedung Putih pada malam presiden saat itu Barack Obama menyetujui operasi rahasia yang menargetkan pemimpin al-Qaeda di Pakistan.

“Sepuluh tahun yang lalu, saya bergabung dengan Presiden Obama dan anggota tim keamanan nasional kami, berdesakan di Situation Room untuk menyaksikan saat militer kami memberikan keadilan yang telah lama ditunggu kepada Osama bin Laden. Ini adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan," kata Biden, yang menjabat sebagai wakil presiden di bawah Obama.

Baca juga: Khamenei Terkejut dengan Kritik Zarif terhadap Militer Iran

Keluarnya pasukan AS dari Afghanistan telah memicu kekhawatiran tentang kemampuan pasukan keamanan Afghanistan untuk mempertahankan wilayah melawan Taliban jika tidak ada kesepakatan damai. Ini juga menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana Taliban telah memutuskan hubungan dengan al-Qaeda, di tengah kekhawatiran kelompok teroris internasional dapat membangun kembali dan merencanakan serangan baru terhadap AS dan target lainnya.

Biden mengatakan Amerika Serikat akan terus bertindak melawan kelompok teroris yang telah "menyebar ke seluruh dunia".

“Kami akan terus memantau dan mengganggu setiap ancaman yang muncul dari Afghanistan kepada kami. Dan kami akan bekerja untuk melawan ancaman teroris ke tanah air kami dan kepentingan kami bekerja sama dengan sekutu dan mitra di seluruh dunia,” kata presiden.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Prajurit Angkatan Laut...
Prajurit Angkatan Laut AS Tewas Ditembak Temannya di Kapal Induk USS John F Kennedy
Rekomendasi
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Berita Terkini
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved