PM Inggris Dilaporkan Pilih Ribuan Mayat Menumpuk daripada Lockdown COVID-19

Selasa, 27 April 2021 - 19:51 WIB
loading...
PM Inggris Dilaporkan...
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson dilaporkan telah membuat pernyataan yang memilih membiarkan ribuan mayat menumpuk di tengah pandemi COVID-19 daripada lockdown.

Laporan itu diterbitkan The Times yang mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya. Tak lama setelah laporan itu muncul hari Senin, PM Johnson membantah pernah membuat pernyataan semacam itu.

Baca juga: 'Tsunami' COVID India: "Tuhan Tolong Kami, Tuhan Tolong India"

Sumber yang dikutip The Times mengatakan bahwa selama debat pemerintah Inggris pada September 2020, Johnson menggambarkan lockdown COVID-19 sebagai kebijakan "gila", sembari mengungkapkan kekhawatiran tentang konsekuensi ekonomi dari tindakan tersebut.

Sumber tersebut mengeklaim bahwa dia memberi tahu para pembantunya pada saat itu bahwa tidak ada bukti lockdown yang berhasil. Johnson, lanjut sumber itu, mengatakan bahwa dia lebih suka membiarkan pandemi virus corona daripada memberlakukan lockdown kedua di Inggris.

Menurut sumber yang merupakan orang dalam pemerintah, PM Johnson juga menyuarakan penyesalan tentang lockdown pertama saat dia membandingkan dirinya dengan sosok wali kota dalam film terkenal "Jaws" yang memerintahkan pantai untuk tetap terbuka dalam menghadapi kemungkinan risiko serangan hiu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Jet Tempur F-16 AS Tembak...
Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka
Rekomendasi
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Berita Terkini
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Infografis
Krisis Militer Inggris,...
Krisis Militer Inggris, 15.000 Tentara Inggris Pilih Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved