KRI Nanggala Dinyatakan Tenggelam, Malaysia Ucapkan Dukacita

Minggu, 25 April 2021 - 19:39 WIB
loading...
KRI Nanggala Dinyatakan...
Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin mengucapkan duka cita atas insiden yang menimpa KRI Nanggala-402. Foto/The Star
A A A
PUTRA JAYA - Perdana Menteri Malaysia , Muhyiddin Yassin mengucapkan duka cita atas insiden yang menimpa KRI Nanggala-402 . Ucapan duka cita ini datang setelahPanglima TNIMarsekal TNI, Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa kapal selam itu tenggelam.

Teka teki terkait nasib kapal selamKRI Nanggala-402yang membawa 53 kru terjawab, kemarin. Setelah melakukan pencarian selama 72 jam, kapal selam berusia 44 tahun itu dinyatakan tenggelam setelah sejumlah kepingan dan barang dilaporkan ditemukan di beberapa lokasi.

"Atas nama Pemerintah dan seluruh warga Malaysia, saya menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Joko Widodopemerintah, dan masyarakat Republik Indonesia menyusul tragedi yang menimpa kapal selam KRI Nanggala 402," ucap Muhyiddin. Baca juga: Terpecah Jadi Tiga Bagian, KRI Nanggala 402 Ditemukan di Kedalaman 838 Meter

"Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kesabaran kepada keluarga 53 ABK KRI Nanggal-402 dalam menghadapi tantangan ini," sambungnya, dalam pernyataan yang diterima Sindonews pada Minggu (25/4/2021).

Malaysia, jelasnya, dengan setia siap untuk terus memberikan bantuan yang diperlukan kepadaIndonesia dalam menghadapi masa kritis ini. Baca juga: Lewat Untaian Doa dan Mawar, Warga Surabaya Ketuk Pintu Langit untuk KRI Nanggala-402

Sebelumnya, tim penyelamat Tentera Laut DirajaMalaysia(TDLM) dilaporkan telah tiba di perairan Bali untuk membantu pencarianKRI Nanggala-402.Menurut TDLM, operasi pencarian akan dilakukan setelah mendapatkan angkatan dari TNI Angkatan Laut (AL).

"Tim Operasi TLDM Carilamat tiba di lokasi pencarian 3 jam 45 menit lebih awal dari yang dijadwalkan. Akan memulai Operasi SAR setelah pengarahan OSC TNI-AL. Semoga semuanya dimudahkan," kata Pasukan Kapal Selam TDLM.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Jet Tempur F-16 AS Tembak...
Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka
Rekomendasi
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Berita Terkini
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Infografis
2 Kapal Induk Inggris...
2 Kapal Induk Inggris selalu Tenggelam dalam Simulasi Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved