Mobil Tabrak Toko Hijab di Australia, 12 Luka, Dianggap Bukan Terorisme

Kamis, 21 Mei 2020 - 16:49 WIB
loading...
Mobil Tabrak Toko Hijab...
Kondisi toko Hijab House di Australia setelah ditabrak sebuah mobil, Kamis (21/5/2020). Foto/Twitter/Kevin Pollard
A A A
GREENACRE - Setidaknya 12 orang terluka setelah sebuah mobil menabrak toko hijab di Greenacre, pinggiran kota Sydney, Australia, Kamis (21/5/2020). Polisi negara bagian New South Wales (NSW) mengatakan tidak ada indikasi bahwa insiden ini terkait terorisme.

Sejumlah video dari kejadian tersebut menunjukkan Subaru SUV menabrak toko Hijab House.

Australian Broadcasting Corporation (ABC) melaporkan polisi NSW menerima laporan untuk meluncur ke Boronia Road di Greenacre pada pukul 15.15 waktu setempat setelah kecelakaan mobil tersebut.

Pengemudi dan 11 pejalan kaki terluka dalam insiden itu dan sedang dirawat di tempat kejadian. Cedera-cedera yang dialami para korban diyakini tidak mengancam jiwa mereka.

Pemilik pompa bensin di dekat lokasi kejadian, John Makhlouf, mengatakan mobil tersebut melaju melalui persimpangan.

"Saya melihat banyak asap dan mendengar bunyi bip," katanya. "Satu mobil didorong keluar dan mobil yang lain langsung masuk ke toko dan menabrak dan Anda bisa mendengar klakson terus berbunyi," katanya. (Baca: Irak Tangkap Pentolan ISIS Suksesor Favorit al-Baghdadi )

"Sangat beruntung tidak ada yang berdiri di sudut atau menyeberang karena mereka bisa ditabrak.

Menurut layanan ambulans NSW, mereka yang terluka di toko hijab kebanyakan wanita berusia antara 18 hingga 30 tahun.

Asisten Komisaris Polisi Peter Thurtell mengatakan penyebab kecelakaan belum jelas. "Kami tidak tahu apakah ada niat sama sekali pada tahap ini, terlalu dini dalam penyelidikan untuk mengatakannya, tetapi kami akan menjelajahi semua jalan," paparnya.

"Saya sudah melihat rekamannya, cukup jelas dari rekaman dia mendorong kendaraan di depannya cukup keras untuk menyebabkan ban mengepul seperti itu, tetapi apa yang menyebabkan hal itu terjadi saya tidak bisa mengatakannya," ujarnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Penyanyi Oliver Tree...
Penyanyi Oliver Tree Dikabarkan Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Brasil
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Ini Tersangka Serangan...
Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved