Latihan Militer China di Dekat Taiwan Bidik Penonton Amerika Serikat
Jum'at, 16 April 2021 - 23:01 WIB
loading...
A
A
A
Satu sumber keamanan Barat mengatakan penerbangan hampir setiap hari dilakukan pesawat anti-kapal selam China di bagian paling utara Laut China Selatan.
Aksi China itu mungkin tanggapan terhadap misi AS di sana, termasuk dengan kapal selam, atau untuk menunjukkan kepada Pentagon bahwa China dapat memburu kapal selam AS.
"Mereka tidak mengejar kapal selam Taiwan," papar sumber itu, menunjuk ke empat armada kecil Taiwan, dua di antaranya berasal dari Perang Dunia Kedua.
Angkatan Laut AS tidak memberikan rincian patroli kapal selam di dekat Taiwan atau di Laut Cina Selatan.
Gedung Putih Presiden AS Joe Biden telah mempertahankan sikap keras terhadap China yang diwarisi dari pemerintahan Donald Trump.
Itu termasuk dukungan yang lebih nyata untuk Taiwan yang membuat marah China.
Beijing menganggap pulau itu sebagai bagian dari wilayahnya. China melihat Washington memberikan bantuan kepada orang Taiwan yang mencari kemerdekaan, garis merah bagi Beijing.
Dua pejabat militer AS, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan meskipun Amerika Serikat prihatin dengan aktivitas China di sekitar Taiwan, tidak ada kesan adanya serangan yang akan segera terjadi.
“Selama lima tahun terakhir, China telah menjadi inti dari strategi pertahanan nasional Amerika Serikat. Jadi tentu saja kami prihatin," papar seorang pejabat.
Kementerian Pertahanan China, Kementerian Pertahanan Taiwan, dan Armada ke-7 Angkatan Laut AS tidak menanggapi permintaan komentar.
Meskipun China telah meningkatkan retorikanya sebagai tanggapan atas kapal perang AS yang melewati Selat Taiwan, seorang pejabat pertahanan AS mengatakan Washington belum melihat eskalasi militer operasional apa pun oleh China sebagai tanggapan.
Aksi China itu mungkin tanggapan terhadap misi AS di sana, termasuk dengan kapal selam, atau untuk menunjukkan kepada Pentagon bahwa China dapat memburu kapal selam AS.
"Mereka tidak mengejar kapal selam Taiwan," papar sumber itu, menunjuk ke empat armada kecil Taiwan, dua di antaranya berasal dari Perang Dunia Kedua.
Angkatan Laut AS tidak memberikan rincian patroli kapal selam di dekat Taiwan atau di Laut Cina Selatan.
Gedung Putih Presiden AS Joe Biden telah mempertahankan sikap keras terhadap China yang diwarisi dari pemerintahan Donald Trump.
Itu termasuk dukungan yang lebih nyata untuk Taiwan yang membuat marah China.
Beijing menganggap pulau itu sebagai bagian dari wilayahnya. China melihat Washington memberikan bantuan kepada orang Taiwan yang mencari kemerdekaan, garis merah bagi Beijing.
Dua pejabat militer AS, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan meskipun Amerika Serikat prihatin dengan aktivitas China di sekitar Taiwan, tidak ada kesan adanya serangan yang akan segera terjadi.
“Selama lima tahun terakhir, China telah menjadi inti dari strategi pertahanan nasional Amerika Serikat. Jadi tentu saja kami prihatin," papar seorang pejabat.
Kementerian Pertahanan China, Kementerian Pertahanan Taiwan, dan Armada ke-7 Angkatan Laut AS tidak menanggapi permintaan komentar.
Meskipun China telah meningkatkan retorikanya sebagai tanggapan atas kapal perang AS yang melewati Selat Taiwan, seorang pejabat pertahanan AS mengatakan Washington belum melihat eskalasi militer operasional apa pun oleh China sebagai tanggapan.
Lihat Juga :