Telepon Raja Yordania, Biden Tegaskan Dukungan AS pada Solusi Dua Negara

Kamis, 08 April 2021 - 20:27 WIB
loading...
Telepon Raja Yordania,...
Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden menegaskan dukungan Washington terhadap solusi dua negara dalam menyelesaikan konflik Israel-Palestina. Foto/Ist
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) , Joe Biden menegaskan dukungan Washington terhadap solusi dua negara dalam menyelesaikan konflik Israel-Palestina. Hal itu ditegaskan Biden saat melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon Raja Yordania , Abdullah II.

"Biden menegaskan bahwa AS mendukung solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Xinhua pada Kamis (8/4/2021).

Gedung Putih menyatakan, dalam pembicaraan itu Biden juga menyatakan dukungan terhadap Raja Abdullah, dengan menyebutnya sebagai mitra penting. Baca juga: Banyak Warga AS Tidak Senang dengan Langkah Biden Atasi Krisis Perbatasan dan Senjata

"Dia mengatakan, dukungan kuat AS untuk Yordania dan menggarisbawahi pentingnya kepemimpinan Raja Abdullah II bagi AS dan kawasan itu," ungkapnya.

"Kedua pemimpin juga membahas hubungan bilateral, peran penting Yordania di kawasan dan memperkuat kerja sama di bidang politik, ekonomi, dan keamanan," sambungnya. Baca juga: Orang Terkaya Dunia Jeff Bezos Dukung Biden Kerek Pajak Perusahaan di AS

Pembicaraan ini terjadi setelah stabilitas dan keamanan Yordania kembali pulih. Raja Abdullah mengatakanbahwa Pangeran Hamzah, yang dituduh menjadi bagian dari rencana untuk melakukan kudeta, telah menyatakan kesetiaan kepada kerajaan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Menang Undian Tabungan...
Menang Undian Tabungan Dahsyat MNC Bank, Nasabah Manfaatkan untuk Kuliah Anak
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved