Dihukum Squat Jump karena Langgar Jam Malam, Pria Filipina Meninggal
Selasa, 06 April 2021 - 14:26 WIB
loading...
A
A
A
Penaredondo tiba di rumah pukul 8 pagi keesokan harinya dan hampir tidak bisa bergerak tanpa bantuan karena dia sangat lelah, tulis Balce. Penaredondo memberi tahu Balce bahwa dia juga jatuh "beberapa kali" saat melakukan gerakan tersebut.
“Sepanjang hari itu, dia berjuang untuk berjalan, dia hanya merangkak,” tulisnya seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (6/4/2021).
Kemudian pada hari itu, dia mulai kejang dan jantungnya berhenti. Dia dihidupkan kembali sebentar tetapi meninggal sekitar jam 10 malam.
"Saudaraku, selamat tinggal, kami sangat mencintaimu," tulis Balce. "Kami tidak akan membiarkan keadilan tidak diberikan atas kerugian yang kau terima," sambungnya.
Baca juga: Covid-19 Menginspirasi Lebih dari 1.000 Kata Baru Dalam Bahasa Jerman
“Sepanjang hari itu, dia berjuang untuk berjalan, dia hanya merangkak,” tulisnya seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (6/4/2021).
Kemudian pada hari itu, dia mulai kejang dan jantungnya berhenti. Dia dihidupkan kembali sebentar tetapi meninggal sekitar jam 10 malam.
"Saudaraku, selamat tinggal, kami sangat mencintaimu," tulis Balce. "Kami tidak akan membiarkan keadilan tidak diberikan atas kerugian yang kau terima," sambungnya.
Baca juga: Covid-19 Menginspirasi Lebih dari 1.000 Kata Baru Dalam Bahasa Jerman
Lihat Juga :