Presiden Ini Sesumbar Negaranya Bebas COVID-19 tapi Hilang 18 Hari lalu Meninggal

Kamis, 18 Maret 2021 - 10:06 WIB
loading...
A A A
Alih-alih mewajibkan penggunaan masker, penguncian, dan menjaga jarak sosial, negara Afrika Timur memilih untuk mengandalkan kekuatan doa, teknik penyembuhan tradisional seperti menghirup uap, dan pengobatan alami menggunakan jahe dan limun.

Menurut data resmi pemerintah, teknik-teknik itu berhasil.

Sementara negara-negara tetangga telah dirusak oleh pandemi COVID-19, Tanzania—dengan populasi sekitar 60 juta—mengeklaim hanya memiliki 509 kasus virus dan hanya ada 21 kematian.

Presiden Magufuli, yang dijuluki "The Bulldozer" karena kepemimpinan otoriternya, tidak pernah terlihat di depan umum selama 18 hari, dan memicu desas-desus bahwa dia sakit parah dengan COVID-19. Rumor lain bahkan menyebut dia meninggal dan kemarin memang itu menjadi fakta.

Pemerintahnya mencoba menahan rumor dengan menangkapi orang-orang.

Magufuli, 61, terakhir muncul di depan umum pada 27 Februari. Dia melewatkan tiga kebaktian Minggu, di mana umat Katolik yang taat sering berpidato di hadapan jemaat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Demonstrasi Pemilu Tanzania...
Demonstrasi Pemilu Tanzania Berujung Kerusuhan, 700 Demonstran Tewas
Siapa Ernesto Muinuchi...
Siapa Ernesto Muinuchi Kapinga? Kakek Asal Afrika yang Memiliki 16 Istri, 104 Anak, dan 144 Cucu
Agama Warga Negara Tanzania...
Agama Warga Negara Tanzania dan Persentasenya
8 Negara yang Melegalkan...
8 Negara yang Melegalkan Pernikahan Dini, Nomor 5 umur 13 Tahun Sudah Legal
Keputusan China Akhiri...
Keputusan China Akhiri 'Nol Covid-19' Diduga Picu 1,9 Juta Ekses Kematian
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
Sandy Tumiwa Ungkap...
Sandy Tumiwa Ungkap Alasan Unggah Foto Tessa kaunang Berhijab, Kangen!
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Berita Terkini
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Infografis
6 Orang Meninggal dalam...
6 Orang Meninggal dalam Sepekan, Covid-19 di Jakarta Terkendali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved