AS dan Eropa Khawatir Israel Sedang Persiapkan Serangan ke Iran
Kamis, 04 Maret 2021 - 22:14 WIB
loading...
A
A
A
Selama dua minggu terakhir, berton-ton minyak mentah telah terdampar di pantai Israel dan Lebanon menghancurkan satwa liar dan menyebabkan kerusakan ekologi yang menurut para ahli lingkungan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk pulih.
"Iran sangat pandai dalam mengelola eskalasi, tetapi jika kedua insiden itu adalah pekerjaan mereka, ini merupakan pertaruhan karena kedua operasi tersebut telah membuat Israel jauh lebih marah daripada provokasi normal," kata seorang diplomat Eropa di Timur Tengah, yang menolak disebutkan namanya karena alasan sensitifnya permasalahan ini.
Baca juga: Kapal Israel Terkena Ledakan di Teluk Oman, Awak Kapal Selamat
"Iran harus tahu bahwa Israel sedang mencari alasan yang baik untuk meningkatkan masalah itu sendiri karena kekhawatiran bahwa Biden akan mengabaikan mereka dalam memotong kesepakatan baru tentang program nuklir," kata diplomat itu.
"Dan sementara saya biasanya menyambut negara-negara yang tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, saya rasa saya lebih suka jika (Perdana Menteri Israel Binyamin Netanyahu) tampil di televisi sambil berteriak dan melambaikan gambar penyu mati. Sampai dia memberikan pertunjukkan itu, ada kekhawatiran, itu berarti para perencana sedang mengerjakan tanggapan yang substansial, yang akan menjadi masalah bagi mereka yang menginginkan kesepakatan nuklir," imbuhnya seperti dikutip dari Business Insider, Kamis (4/3/2021).
"Iran sangat pandai dalam mengelola eskalasi, tetapi jika kedua insiden itu adalah pekerjaan mereka, ini merupakan pertaruhan karena kedua operasi tersebut telah membuat Israel jauh lebih marah daripada provokasi normal," kata seorang diplomat Eropa di Timur Tengah, yang menolak disebutkan namanya karena alasan sensitifnya permasalahan ini.
Baca juga: Kapal Israel Terkena Ledakan di Teluk Oman, Awak Kapal Selamat
"Iran harus tahu bahwa Israel sedang mencari alasan yang baik untuk meningkatkan masalah itu sendiri karena kekhawatiran bahwa Biden akan mengabaikan mereka dalam memotong kesepakatan baru tentang program nuklir," kata diplomat itu.
"Dan sementara saya biasanya menyambut negara-negara yang tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, saya rasa saya lebih suka jika (Perdana Menteri Israel Binyamin Netanyahu) tampil di televisi sambil berteriak dan melambaikan gambar penyu mati. Sampai dia memberikan pertunjukkan itu, ada kekhawatiran, itu berarti para perencana sedang mengerjakan tanggapan yang substansial, yang akan menjadi masalah bagi mereka yang menginginkan kesepakatan nuklir," imbuhnya seperti dikutip dari Business Insider, Kamis (4/3/2021).
Lihat Juga :