Cegah Iran Dapatkan Senjata Nuklir, Israel 'Akan Lakukan Segalanya'

Rabu, 24 Februari 2021 - 05:33 WIB
loading...
Cegah Iran Dapatkan...
Israel akan lakukan segalanya untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
TEL AVIV - Israel tidak akan bergantung pada perjanjian nuklir Iran dan akan "melakukan segalanya" untuk mencegah kepemimpinanTeheran mendapatkan senjata nuklir. Hal itu ditegaskan oleh Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu .

“Israel tidak menggantungkan harapannya pada kesepakatan dengan rezim ekstremis seperti (Iran). Kami sudah melihat berapa nilai perjanjian ini dengan Korea Utara,” kata Netanyahu pada upacara peringatan Pertempuran Tel Hai tahun 1920.

“Dengan atau tanpa kesepakatan, kami akan melakukan segalanya sehingga (Iran tidak) dipersenjatai dengan senjata nuklir,” imbuhnya seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (24/2/2021).



Pernyataan Netanyahu muncul setelah dia mengadakan pertemuan strategis yang mencakup Menteri Pertahanan Benny Gantz, Menteri Luar Negeri Gabi Ashkenazi, Kepala Staf IDF Letjen. Aviv Kochavi, dan kepala Mossad Yossi Cohen. Pertemuan itu membahas kesediaan pemerintahan Biden untuk bernegosiasi dengan Iran mengenai kesepakatan nuklir.

Pada 2015, Iran menandatangani Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) dengan anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Jerman, dan Uni Eropa. Perjanjian ini mengharuskan Iran untuk mengurangi program nuklirnya dengan imbalan keringanan sanksi. Pemerintahan Trump secara sepihak menarik Amerika Serikat (AS) dari kesepakatan itu pada 2018 dan menerapkan kembali sanksi terhadap Teheran.

Ini mendorong Iran untuk mengumumkan bahwa mereka secara bertahap akan meninggalkan kewajibannya berdasarkan kesepakatan JCPOA, pertama-tama, batasan pengayaan uranium.

Baca juga: Iran Dapat Memperkaya Uranium hingga Kemurnian 60% Jika Diperlukan

Pada bulan Desember, Iran mengeluarkan undang-undang untuk meningkatkan pengayaan uraniumnya dan menghentikan inspeksi PBB atas situs nuklirnya sebagai tanggapan atas pembunuhan ilmuwan nuklir terkemuka Mohsen Fakhrizadeh, yang merupakan salah satu tokoh kunci di balik program nuklirnya.

Teheran menyalahkan pembunuhan itu pada Israel. Pada bulan Januari, organisasi energi atom Iran mengumumkan bahwa negara tersebut telah berhasil memperkaya uranium hingga 20 persen di Pabrik Pengayaan Bahan Bakar Fordow, sementara pekan lalu, Teheran memutuskan untuk membatasi inspeksi situs nuklirnya oleh IAEA.

Pada pertengahan Januari, media Israel melaporkan bahwa pemerintahan Biden sedang merundingkan kembalinya Washington ke kesepakatan itu, mungkin untuk memperkenalkan perubahan tertentu padanya. Kepala Staf Umum Pasukan Pertahanan Israel Letnan Jenderal Aviv Kohavi mengatakan saat itu bahwa apa pun yang terlihat seperti perjanjian saat ini atau versi yang lebih baik akan menjadi kesepakatan yang buruk dari sudut pandang operasional dan strategis.

Baca juga: IAEA-Iran Capai Kesepakatan Sementara Soal Verifikasi Fasilitas Nuklir

"Dan, oleh karena itu, tidak dapat diterima oleh Israel," ujarnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Menteri Israel Kecam...
Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!
Rekomendasi
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Berita Terkini
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved