Senat AS Minta Biden Memperingatkan Turki soal HAM

Rabu, 10 Februari 2021 - 18:17 WIB
loading...
A A A
“Presiden Erdogan juga telah berusaha untuk menekan AS dan negara-negara lain agar mengekstradisi warga Turki, yang dia salahkan atas kudeta yang gagal pada 2016. Pemerintah Erdogan telah berusaha untuk membungkam kritik di Amerika Serikat seperti pemain NBA dan advokat HAM; Enes Kanter, dan menempatkan red notice Interpol padanya,” lanjut surat itu.

Baca juga: Iran Luncurkan 340 Kapal Cepat Baru yang Dilengkapi Rudal

Para senator mencatat bahwa Amerika Serikat memiliki peluang signifikan untuk memengaruhi catatan HAM Turki yang bermasalah karena itu adalah sekutu penting di wilayah utama dunia.

"Kami percaya bahwa Amerika Serikat harus menekan para sekutu dan mitra dengan standar yang lebih tinggi dan berbicara terus terang dengan mereka tentang masalahHAM dan kemunduran demokrasi," tulis para senator.

"Kami mendesak Presiden Biden untuk menekankan kepada Presiden Erdogan dan pemerintahannya bahwa mereka harus segera mengakhiri tindakan keras mereka terhadap perbedaan pendapat di dalam dan luar negeri, membebaskan tahanan politik dan tahanan hati nurani, dan membalikkan arah otoriter mereka,” papar para senator.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.23: Pengorbanan Elio Demi Menyelamatkan Arumi Harus Dibayar Mahal
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
Berita Terkini
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved