Hassaan Shahawy, Muslim Pertama yang Jadi Presiden Havard Law Review
Sabtu, 06 Februari 2021 - 15:08 WIB
loading...
A
A
A
Presiden wanita pertama dalam jurnal tersebut, Susan Estrich, terpilih pada tahun 1977. Presiden lainnya adalah Latino dan gay. Wanita kulit hitam pertama terpilih sebagai presiden jurnal itu pada tahun 2017.
Baca juga: Jenderal Tertinggi NATO: China dan Rusia Bentuk Poros Kekuatan Baru
Shahawy lulus Harvard Law School sebagai sarjana pada tahun 2016 dengan gelar dalam Sejarah dan Studi Timur Dekat. Dia kemudian kuliah di Universitas Oxford sebagai Sarjana Rhodes untuk mengejar gelar doktor dalam Studi Oriental dan belajar hukum Islam.
Shahawy mengatakan dia telah aktif bekerja dengan populasi pengungsi dan reformasi peradilan pidana. Rencana masa depannya tidak jelas, meskipun ia menyebut kemungkinan menjadi pengacara kepentingan publik atau bekerja di akademisi.
Baca juga: Jenderal Tertinggi NATO: China dan Rusia Bentuk Poros Kekuatan Baru
Shahawy lulus Harvard Law School sebagai sarjana pada tahun 2016 dengan gelar dalam Sejarah dan Studi Timur Dekat. Dia kemudian kuliah di Universitas Oxford sebagai Sarjana Rhodes untuk mengejar gelar doktor dalam Studi Oriental dan belajar hukum Islam.
Shahawy mengatakan dia telah aktif bekerja dengan populasi pengungsi dan reformasi peradilan pidana. Rencana masa depannya tidak jelas, meskipun ia menyebut kemungkinan menjadi pengacara kepentingan publik atau bekerja di akademisi.
(min)
Lihat Juga :