Israel dan Kosovo Resmikan Hubungan Diplomatik dalam Upacara Virtual
Selasa, 02 Februari 2021 - 22:49 WIB
loading...
A
A
A
Lihat video: Rekam Kudeta Militer Pakai Musik Bang Jago, Dapat Senyum Kepala Polisi
Selama upacara penandatanganan yang diadakan melalui konferensi video Zoom, Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Gabi Ashkenazi mengatakan hubungan baru itu "bersejarah" dan "mencerminkan perubahan di kawasan, dan dalam hubungan Arab (dan) dunia Muslim dengan Israel."
Ashkenazi mengatakan dia telah menerima permintaan resmi dari Kosovo untuk mendirikan kedutaan besar di Yerusalem, yang diharapkan para pejabat Israel akan dibuka pada akhir Maret.
Hanya dua negara, Amerika Serikat dan Guatemala yang memiliki kedutaan besar di Yerusalem. Negara lainnya, termasuk Malawi dan Honduras, telah berjanji memindah kedutaannya ke Yerusalem.
Status Yerusalem adalah salah satu rintangan terberat untuk kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.
Palestina menginginkan Yerusalem Timur, yang direbut Israel dalam perang Timur Tengah 1967, sebagai ibu kota mereka.
“Upacara penandatanganan tersebut termasuk pembukaan plakat peringatan yang akan dipasang di pintu masuk kedutaan Kosovo di Yerusalem setelah pembukaan kedubes,” papar Kementerian Luar Negeri Israel.
Selama upacara penandatanganan yang diadakan melalui konferensi video Zoom, Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Gabi Ashkenazi mengatakan hubungan baru itu "bersejarah" dan "mencerminkan perubahan di kawasan, dan dalam hubungan Arab (dan) dunia Muslim dengan Israel."
Ashkenazi mengatakan dia telah menerima permintaan resmi dari Kosovo untuk mendirikan kedutaan besar di Yerusalem, yang diharapkan para pejabat Israel akan dibuka pada akhir Maret.
Hanya dua negara, Amerika Serikat dan Guatemala yang memiliki kedutaan besar di Yerusalem. Negara lainnya, termasuk Malawi dan Honduras, telah berjanji memindah kedutaannya ke Yerusalem.
Status Yerusalem adalah salah satu rintangan terberat untuk kesepakatan damai antara Israel dan Palestina.
Palestina menginginkan Yerusalem Timur, yang direbut Israel dalam perang Timur Tengah 1967, sebagai ibu kota mereka.
“Upacara penandatanganan tersebut termasuk pembukaan plakat peringatan yang akan dipasang di pintu masuk kedutaan Kosovo di Yerusalem setelah pembukaan kedubes,” papar Kementerian Luar Negeri Israel.
Lihat Juga :