Iran Tes Roket Peluncur Satelit Baru, Uji Nyali Pemerintahan Biden

Selasa, 02 Februari 2021 - 16:45 WIB
loading...
Iran Tes Roket Peluncur...
Roket peluncur satelit dites di Iran. Foto/geekly news
A A A
TEHERAN - Iran berhasil menguji roket peluncur satelit baru untuk mengembangkan mesin roket paling kuat.

Tindakan ini kemungkinan besar akan memicu protes dari Amerika Serikat (AS) dan memicu ketegangan baru pada program nuklir dan rudal Teheran. Tampaknya Iran sedang menguji nyali pemerintahan baru Presiden AS Joe Biden dalam menghadapi Teheran.

Amerika Serikat khawatir teknologi balistik jarak jauh Iran yang digunakan untuk menempatkan satelit ke orbit juga dapat digunakan meluncurkan hulu ledak nuklir. Teheran membantah tuduhan AS tersebut berulang kali.

Baca juga: Buntu, Iran Minta Bantuan Eropa Kembalikan AS ke Perjanjian Nuklir

Juru bicara operasi kedirgantaraan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Iran Ahmad Hosseini mengatakan kepada TV pemerintah bahwa, "Tes tersebut membantu Iran mencapai mesin roketnya yang paling kuat. Roket dapat diluncurkan menggunakan landasan peluncuran bergerak."

Lihat infografis: Nasib Suu Kyi: Bintang Demokrasi, Tutup Mata Genosida Rohingya

"Roket mampu membawa satu satelit 220 kg atau hingga 10 satelit yang lebih kecil," papar dia.

Lihat video: Rekam Kudeta Militer Pakai Musik Bang Jago, Dapat Senyum Kepala Polisi

TV pemerintah Iran menayangkan peluncuran roket pembawa satelit, atau kendaraan peluncur luar angkasa. Tidak disebutkan kapan peluncuran itu dilakukan.

"Zuljanah mampu mencapai ketinggian 500 km. Peluncur satelit tiga tahap menggunakan kombinasi bahan bakar padat dan cair. Roket menggunakan bahan bakar padat pada tahap pertama dan kedua serta bahan bakar fluida pada tahap ketiga," papar laporan televisi Iran.

Pada April 2020, Iran berhasil meluncurkan satelit militer pertama negara itu ke orbit, menyusul upaya peluncuran berulang kali yang gagal beberapa bulan sebelumnya.

Keberhasilan Iran dalam teknologi roket peluncur satelit menjadi ancaman baru bagi musuh-musuh Iran seperti AS, Israel, dan negara-negara Teluk Arab.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Pentagon Rilis Dokumen...
Pentagon Rilis Dokumen UFO, Ada Piring Terbang di Atas Bandara Zimbabwe
Rekomendasi
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Pemerintah Baru Suriah...
Pemerintah Baru Suriah Bakal Tuntut Iran Rp4.870 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved