Putin Anggap Protes Pendukung Navalny Ilegal, Protes Baru akan Digelar
Selasa, 26 Januari 2021 - 01:01 WIB
loading...
A
A
A
“Tidak ada apa pun yang ditunjukkan di sana karena properti saya adalah milik saya atau kerabat saya dan tidak pernah menjadi milik (kami). Tidak pernah,” ujar dia.
Ketegangan antara Moskow dan Washington telah berkobar karena protes Navalny.
Kementerian Luar Negeri Rusia telah mengeluarkan protes diplomatik kepada Duta Besar AS untuk Rusia John Sullivan atas apa yang dianggapnya sebagai campur tangan dalam urusan dalam negerinya.
Rusia menyebut posting media sosial oleh Kedutaan Besar AS yang diduga mendukung protes ilegal dan apa yang disebut Moskow sebagai sikap yang tidak dapat diterima Departemen Luar Negeri Rusia.
Amerika Serikat mengutuk apa yang digambarkannya sebagai "taktik kasar" yang digunakan terhadap para pengunjuk rasa dan jurnalis serta menyerukan pembebasan "segera dan tanpa syarat" pada Navalny.
Putin akan berpidato di Forum Ekonomi Dunia melalui konferensi video pada Rabu.
Penampilan Putin tersebut kemungkinan akan dikomentari para pengkritik saat Barat sedang mempertimbangkan kemungkinan sanksi baru terhadap Rusia atas perlakuannya terhadap Navalny.
Ketegangan antara Moskow dan Washington telah berkobar karena protes Navalny.
Kementerian Luar Negeri Rusia telah mengeluarkan protes diplomatik kepada Duta Besar AS untuk Rusia John Sullivan atas apa yang dianggapnya sebagai campur tangan dalam urusan dalam negerinya.
Rusia menyebut posting media sosial oleh Kedutaan Besar AS yang diduga mendukung protes ilegal dan apa yang disebut Moskow sebagai sikap yang tidak dapat diterima Departemen Luar Negeri Rusia.
Amerika Serikat mengutuk apa yang digambarkannya sebagai "taktik kasar" yang digunakan terhadap para pengunjuk rasa dan jurnalis serta menyerukan pembebasan "segera dan tanpa syarat" pada Navalny.
Putin akan berpidato di Forum Ekonomi Dunia melalui konferensi video pada Rabu.
Penampilan Putin tersebut kemungkinan akan dikomentari para pengkritik saat Barat sedang mempertimbangkan kemungkinan sanksi baru terhadap Rusia atas perlakuannya terhadap Navalny.
(sya)
Lihat Juga :