Hari Pertama Menjabat, Biden Teken Dekrit Kembalikan AS ke Kesepakatan Iklim Paris

Kamis, 21 Januari 2021 - 18:01 WIB
loading...
Hari Pertama Menjabat,...
Salah satu dekrit pertama yang diteken Biden adalah mengembalikan AS kepada Kesepakatan Iklim Paris. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Tidak lama setelah dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden langsung bekerja. Salah satu dekrit pertama yang dia teken adalah mengembalikan AS kepada Kesepakatan Iklim Paris.

Seperti diketahui, pada tahun 2018, Donald Trump memutuskan untuk menarik diri dari Kesepakatan Iklim Paris, yang menurut Trump memperlambat perkembangan ekonomi Amerika. Baca juga: Bukan Sekadar Pakaian, Begini Makna Baju Joe Biden-Kamala Harris di Hari Pelantikan

Dalam upacara di Gedung Putih,Biden mengatakan bahwa ini adalah yang pertama dari banyak dokumen dan tidak ada waktu untuk menundanya. Dia kemudian mengatakan bahwa dirinya akan mulai menandatangani sejumlah perintah eksekutif dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga : Intelijen AS Janji Rilis Laporan Khashoggi, Bisa Permalukan Pangeran Saudi

"Kami akan mulai dengan penandatanganan yang terkait dengan krisis yang disebabkan oleh virus corona, bersama dengan krisis ekonomi dan iklim," ucapnya, seperti dilansir Tass pada Kamis (21/1/2021).

Biden sebelumnya juga telah berbicara mendukung pengembangan sumber energi alternatif di AS. Baca juga: Pelantikan Joe Biden Kelar, IHSG Diprediksi Lancar Menuju 6.500

Pada akhir November 2020, mantan Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, yang ditunjuk oleh Biden sebagai utusan khusus untuk iklim, mengumumkan bahwa pemerintah bermaksud untuk mencari kesepakatan internasional baru yang bertujuan untuk memerangi perubahan iklim di planet ini.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved