Calon Menlu AS Blinken: Turki Tak seperti Sekutu karena Beli S-400 Rusia

Rabu, 20 Januari 2021 - 11:23 WIB
loading...
Calon Menlu AS Blinken:...
Sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Antony Blinken, calon menteri luar negeri (menlu) Amerika Serikat (AS) pilihan Presiden terpilih Joe Biden, mengatakan Turki tidak bertindak seperti sekutu NATO. Alasannya, Ankara nekat membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia yang tidak kompatibel dengan peralatan pertahanan NATO.

Dia mengatakan Washington akan meninjau kemungkinan sanksi lebih lanjut untuk Ankara atas akuisisi sistem pertahanan udara Moskow.

Baca juga: Pejabat Trump: Indonesia dan Israel Hampir Normalisasi, tapi Waktu Habis

Bulan lalu, Washington memberlakukan sanksi terhadap industri pertahanan Turki atas akuisisi sistem pertahanan rudal S-400 dari Moskow. Ankara mengecamnya sebagai "kesalahan besar" Amerika.

"Gagasan bahwa mitra strategis—yang disebut strategis—dari kita sebenarnya akan sejalan dengan salah satu pesaing strategis terbesar kita di Rusia tidak dapat diterima,” kata Blinken kepada anggota parlemen Amerika, seperti dikutipReuters, Rabu (20/1/2021).

"Saya pikir kita perlu melihat untuk melihat dampak dari sanksi yang ada dan kemudian menentukan apakah (ada) lagi yang perlu dilakukan," kata Blinken dalam sidang konfirmasi Komite Hubungan Luar Negeri Senat. Sidang konfirmasi ini akan menentukan Blinken disetujui sebagai Menlu AS atau tidak.

Komentar Blinken muncul sehari sebelum Biden mengambil alih pemerintahan Presiden Donald Trump, yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden Turki Tayyip Erdogan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
Jerman Khawatir Bom...
Jerman Khawatir Bom Nuklir AS Tak Bela NATO saat Perang Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved