WHO Putus Asa Lacak 'Pasien Nol', Pembawa Pertama Virus COVID-19
Sabtu, 16 Januari 2021 - 15:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: COVID-19 Kembali Muncul, Provinsi Berpenduduk 37 Juta di China Nyatakan Darurat
Lonjakan kasus global diyakini didorong oleh mutan baru dari virus Corona yang bisa dibilang jauh lebih menular.
"Varian virus COVID-19 yang baru secara khusus memerlukan upaya yang kuat dan cepat dalam penelitian, kolaborasi antara tim peneliti dan berbagi informasi,” ujar Profesor Didier Houssin, kepala Komite Darurat WHO, pada konferensi tersebut.
“Kita berada dalam perlombaan antara virus yang akan terus bermutasi agar lebih mudah menyebar dan manusia yang harus berusaha menghentikan penyebarannya,” imbuhnya.
Menyebut dunia "lumpuh" dan "bingung", Houssin menyarankan untuk mengembangkan panduan berbasis ilmiah tentang cara terbaik untuk memfasilitasi perjalanan dengan cara yang aman guna menghindari penutupan lalu lintas udara sama sekali, sementara pada saat yang sama memastikan virus dapat dikendalikan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus berpendapat bahwa penyebab virus masih mendatangkan malapetaka di seluruh dunia adalah kegagalan memutus rantai penularan di tingkat komunitas atau di dalam rumah tangga.
Lonjakan kasus global diyakini didorong oleh mutan baru dari virus Corona yang bisa dibilang jauh lebih menular.
"Varian virus COVID-19 yang baru secara khusus memerlukan upaya yang kuat dan cepat dalam penelitian, kolaborasi antara tim peneliti dan berbagi informasi,” ujar Profesor Didier Houssin, kepala Komite Darurat WHO, pada konferensi tersebut.
“Kita berada dalam perlombaan antara virus yang akan terus bermutasi agar lebih mudah menyebar dan manusia yang harus berusaha menghentikan penyebarannya,” imbuhnya.
Menyebut dunia "lumpuh" dan "bingung", Houssin menyarankan untuk mengembangkan panduan berbasis ilmiah tentang cara terbaik untuk memfasilitasi perjalanan dengan cara yang aman guna menghindari penutupan lalu lintas udara sama sekali, sementara pada saat yang sama memastikan virus dapat dikendalikan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus berpendapat bahwa penyebab virus masih mendatangkan malapetaka di seluruh dunia adalah kegagalan memutus rantai penularan di tingkat komunitas atau di dalam rumah tangga.
Lihat Juga :