AS Tolak Rilis Dokumen Serangan Teroris 9/11, Alasannya Rahasia

Jum'at, 17 April 2020 - 09:19 WIB
loading...
AS Tolak Rilis Dokumen...
Menara kembar World Trade Center, New York, Amerika Serikat, saat diserang pesawat yang dibajak kelompok teroris 11 September 2001. Foto/REUTERS/Sara K. Schwittek
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menolak merilis dokumen tentang serangan teroris 11 September 2001 untuk keluarga para korban. Alasan penolakan tersebut adalah dokumen bersifat rahasia dan bisa membahayakan keamanan nasional Amerika.

Namun, para pejabat intelijen senior mengatakan mereka tidak dapat menjelaskan alasan kerahasiaan dokumen tersebut.

Penolakan pembukaan dokumen itu merupakan langkah terbaru pemerintah Presiden Donald untuk melindungi hubungan AS dengan Kerajaan Arab Saudi.

AS menuduh serangan 9/11 dengan pesawat yang dibajak itu dilakukan kelompok al-Qaeda yang kala itu dipimpin Osama bin Laden. Dari 19 tersangka pembajak pesawat, 15 di antaranya adalah warga Arab Saudi.

Menurut sebuah laporan ProPublica, Departemen Kehakiman AS mengklaim di pengadilan federal pada Senin malam bahwa dokumen-dokumen itu mengungkap rahasia negara, tetapi departemen tersebut mengaku tidak dapat menjelaskan apa rahasia yang terlibat, karena itu juga rahasia.

“Penegasan hak istimewa ini melebihi informasi keamanan nasional yang sangat sensitif dan rahasia mengenai informasi pemerintah asing; kegiatan, sumber, dan metode intelijen; dan informasi mengenai hubungan luar negeri dan kegiatan luar negeri Amerika Serikat, termasuk sumber-sumber rahasia," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Intelejen Nasional Richard Grenell dalam deklarasi sumpah yang diberikan kepada Pengadilan AS untuk Distrik Selatan New York.

"Informasi ini harus dilindungi karena pengungkapannya secara wajar dapat diperkirakan menyebabkan kerusakan serius, dan dalam banyak kasus kerusakan luar biasa, terhadap keamanan nasional Amerika Serikat," kata Grenell, yang dipublikasikan blog Florida Bulldog. Kesaksiannya diikuti oleh Jaksa Agung AS William Barr dan pejabat intelijen terkemuka lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Serangan Rudal dan Drone...
Serangan Rudal dan Drone Rusia Tewaskan Setidaknya 23 Orang di Ukraina
Viral KBRI Tokyo Umumkan...
Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang
Rekomendasi
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Berita Terkini
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved