Joe Biden: Massa Perusuh Gedung Capitol Adalah Teroris!

Jum'at, 08 Januari 2021 - 07:40 WIB
loading...
Joe Biden: Massa Perusuh...
Massa pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerbu Gedung Capitol, Washington, Rabu (6/1/2021). Foto/REUTERS/Shannon Stapleton
A A A
WASHINGTON - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden tak sudi menyebut massa yang menduduki Gedung Capitol sebagai pengunjuk rasa. Menurutnya, mereka adalah teroris domestik yang terinpirasi tindakan melawan hukum Presiden Donald Trump .

Biden mengecam Trump karena memainkan peran dalam kekacauan, yang membuat kerumunan "Stop the Steal (Hentikan Pencurian)" memaksa masuk ke kursi pemerintah Amerika pada hari Rabu, yang mengakibatkan penangguhan sementara sertifikasi Kongres atas kemenangan Biden dalam pemilihan presiden (pilpres) Amerika. (Baca: Wapres Pence Didesak Segera Pecat Presiden Trump dengan Amandemen ke-25 )

Empat orang tewas dalam peristiwa itu, salah satunya ditembak oleh Polisi Capitol, dan 68 orang ditangkap.

“Mereka bukan pengunjuk rasa. Jangan berani-berani menyebut mereka pengunjuk rasa. Mereka adalah massa perusuh, pemberontak, teroris domestik," kata Biden.

"Selama empat tahun kami memiliki seorang presiden yang telah mempermalukan demokrasi kami, konstitusi kami, aturan hukum yang jelas dalam segala hal yang telah dia lakukan," lanjut Biden menyindir Trump, seperti dikutip Russia Today, Jumat (8/1/2020).

Ketua DPR dari Partai Demokrat Nancy Pelosi, yang menyerukan agar Trump dimakzulkan dan kepala polisi Capitol dipecat setelah kerusuhan hari Rabu, menggemakan pernyataan Biden yang menyebut para perusuh sebagai "teroris". (Baca juga: Donald Trump Pertimbangkan untuk Ampuni Dirinya Sendiri )

"Presiden Amerika Serikat menghasut pemberontakan bersenjata melawan Amerika," kata Pelosi.

Beberapa staf dan pejabat administrasi Trump telah mengundurkan diri karena kekerasan hari Rabu di Gedung Capitol, termasuk Menteri Transportasi Elaine Chao.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
AS Serang Iran, Menlu...
AS Serang Iran, Menlu Araghchi: Kami Balas!
Rekomendasi
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Berita Terkini
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Infografis
AS Mengakui Perang Ukraina...
AS Mengakui Perang Ukraina Adalah Perang Proksi AS dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved