Setahun Pembunuhan Soleimani, Teriakan 'AS Setan Besar' Menggema di Baghdad
Senin, 04 Januari 2021 - 09:22 WIB
loading...
A
A
A
Ketua PMF Faleh al-Fayyad dan politisi Hadi al-Ameri, komandan milisi Organisasi Badr, yang keduanya berada di pertemuan umum berpidato di depan massa, menyerukan pengusiran pasukan AS.
Pemimpin organisasi Hizbullah Lebanon, Hassan Nasrallah, juga berpidato yang disiarkan televisi pada Minggu malam yang mengatakan bahwa pembunuhan Soleimani menyebabkan dampak serius di wilayah tersebut. (Baca juga: Iran Peringati Pembunuhan Soleimani: Trump Tak Akan Aman di Bumi! )
"Menghapus Amerika dari wilayah...tidak akan menjadi serius dan tujuan yang dinyatakan bahwa orang-orang di wilayah harus bekerja untuk (mencapai tujuan) jika bukan karena insiden bersejarah ini," kata Nasrallah, yang menambahkan bahwa Iran kuat dan mampu merespons secara militer.
"Kami di sini hari ini untuk mengutuk apa yang telah dilakukan musuh Amerika-Israel dengan menargetkan para pemimpin kemenangan," kata pengunjuk rasa, Abu Ahmed, di Baghdad, seperti dikutip Reuters, Senin (4/1/2021).
“Kami meminta pemerintah untuk mengambil sikap serius untuk meminta pertanggungjawaban mereka (AS) yang membunuh mereka (Soleimani dan Muhandis).”
Merefleksikan ketegangan regional yang berkelanjutan, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pada hari Sabtu mendesak Trump untuk tidak "terjebak" oleh dugaan rencana Israel untuk memprovokasi perang melalui serangan terhadap pasukan AS di Irak.
Pemimpin organisasi Hizbullah Lebanon, Hassan Nasrallah, juga berpidato yang disiarkan televisi pada Minggu malam yang mengatakan bahwa pembunuhan Soleimani menyebabkan dampak serius di wilayah tersebut. (Baca juga: Iran Peringati Pembunuhan Soleimani: Trump Tak Akan Aman di Bumi! )
"Menghapus Amerika dari wilayah...tidak akan menjadi serius dan tujuan yang dinyatakan bahwa orang-orang di wilayah harus bekerja untuk (mencapai tujuan) jika bukan karena insiden bersejarah ini," kata Nasrallah, yang menambahkan bahwa Iran kuat dan mampu merespons secara militer.
"Kami di sini hari ini untuk mengutuk apa yang telah dilakukan musuh Amerika-Israel dengan menargetkan para pemimpin kemenangan," kata pengunjuk rasa, Abu Ahmed, di Baghdad, seperti dikutip Reuters, Senin (4/1/2021).
“Kami meminta pemerintah untuk mengambil sikap serius untuk meminta pertanggungjawaban mereka (AS) yang membunuh mereka (Soleimani dan Muhandis).”
Merefleksikan ketegangan regional yang berkelanjutan, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pada hari Sabtu mendesak Trump untuk tidak "terjebak" oleh dugaan rencana Israel untuk memprovokasi perang melalui serangan terhadap pasukan AS di Irak.
Lihat Juga :