AS Akan Pulangkan Kapal Induk Nimitz Penggertak Iran

Jum'at, 01 Januari 2021 - 09:26 WIB
loading...
A A A
“Beberapa nasihat yang bersahabat untuk Iran: Jika satu orang Amerika terbunuh, saya akan meminta pertanggungjawaban Iran. Coba pikirkan," tulis Trump pada 23 Desember. "Kami mendengar obrolan tentang serangan tambahan terhadap orang Amerika di Irak," lanjut Trump.

Kekhawatiran AS itu telah dikaitkan dengan peringatan setahun serangan pesawat nirawak Amerika yang menewaskan komandan utama Iran, Jenderal Qassem Soleimani, di Baghdad, Irak, pada 3 Januari 2020. Iran awalnya membalas dengan rentetan serangan rudal balistik di pangkalan militer di Irak yang dioperasikan tentara Amerika. Serangan itu menyebabkan banyak tentara AS menderita cedera gegar otak.

AS selama ini mempertahankan kehadiran kapal induk yang hampir terus-menerus di wilayah Teluk sejak USS Abraham Lincoln dikirim pada Mei 2019 di tengah kekhawatiran bahwa Iran sedang mempertimbangkan untuk menyerang kepentingan AS di wilayah tersebut. AS juga mengirim pesawat penyerang berbasis darat tambahan dan membangun kembali kehadiran pasukan di Arab Saudi.

USS Nimitz dikerahkan dari AS pada bulan April dan dijadwalkan kembali sebelum akhir tahun 2020. Pada awal Desember, rencana pemulangannya ditunda, sebagian karena kekhawatiran tentang potensi ancaman Iran, dan baru-baru ini diperintahkan untuk memberikan dukungan di lepas pantai Somalia untuk pergerakan pasukan Amerika ke luar negeri.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved