Iran Pindahkan Pembangkang Wanita Penolak Hijab ke Penjara yang Kejam
Jum'at, 18 Desember 2020 - 15:52 WIB
loading...
A
A
A
"Salah satu alasan untuk memindahkan Kord Afshari dari Evin ke Qarchak dan memisahkannya dari Ibunya bisa jadi untuk menekannya agar memberikan pengakuan di televisi atau untuk mematahkan perlawanannya," katanya.
Amiry-Moghaddam mengatakan Kord Afshari adalah satu dari sembilan wanita Iran yang dipindahkan dari Evin ke Qarchak dalam lima bulan terakhir. Pembangkang lainnya yang paling menonjol adalah pengacara hak asasi manusia Nasrin Sotoudeh, yang pemindahannya terjadi pada 20 Oktober.
Sotoudeh telah dipenjara sejak Juni 2018 karena pekerjaan hukumnya dalam membela aktivis hak perempuan lain yang ditangkap karena melepas jilbab mereka di depan umum. Dia telah menjalani hukuman lebih dari 30 tahun karena pelanggaran keamanan nasional.
Dalam sebuah pesan kepada VOA Persian, direktur eksekutif Abdorrahman Boroumand Center, Roya Boroumand, mengatakan bahwa otoritas Iran memiliki motif lain untuk memindahkan para pembangkang seperti Kord Afshari dan Sotoudeh dari Evin ke Qarchak.
Dia mengatakan Evin seolah-olah dimaksudkan untuk menampung para tahanan yang secara eksklusif dituduh melakukan kejahatan terkait keamanan, sedangkan Kord Afshari dan Sotoudeh juga telah dituduh "menyebarkan prostitusi."
“Perbedaan semacam ini menambah penghinaan terhadap cedera,” kata Boroumand. "Ini menyangkal hak tahanan politik untuk diakui dan kemungkinan besar merupakan upaya lain untuk merendahkan mereka."
Amiry-Moghaddam mengatakan Kord Afshari adalah satu dari sembilan wanita Iran yang dipindahkan dari Evin ke Qarchak dalam lima bulan terakhir. Pembangkang lainnya yang paling menonjol adalah pengacara hak asasi manusia Nasrin Sotoudeh, yang pemindahannya terjadi pada 20 Oktober.
Sotoudeh telah dipenjara sejak Juni 2018 karena pekerjaan hukumnya dalam membela aktivis hak perempuan lain yang ditangkap karena melepas jilbab mereka di depan umum. Dia telah menjalani hukuman lebih dari 30 tahun karena pelanggaran keamanan nasional.
Dalam sebuah pesan kepada VOA Persian, direktur eksekutif Abdorrahman Boroumand Center, Roya Boroumand, mengatakan bahwa otoritas Iran memiliki motif lain untuk memindahkan para pembangkang seperti Kord Afshari dan Sotoudeh dari Evin ke Qarchak.
Dia mengatakan Evin seolah-olah dimaksudkan untuk menampung para tahanan yang secara eksklusif dituduh melakukan kejahatan terkait keamanan, sedangkan Kord Afshari dan Sotoudeh juga telah dituduh "menyebarkan prostitusi."
“Perbedaan semacam ini menambah penghinaan terhadap cedera,” kata Boroumand. "Ini menyangkal hak tahanan politik untuk diakui dan kemungkinan besar merupakan upaya lain untuk merendahkan mereka."
(min)
Lihat Juga :