Kapal Hantu Angkut Kokain Rp1,1 Triliun Terdampar di Kepulauan Marshall
Jum'at, 18 Desember 2020 - 00:00 WIB
loading...
A
A
A
Puing-puing dari Amerika sering terbawa arus Samudra Pasifik setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun di laut.
Ada banyak simpanan narkoba lain yang ditemukan di sepanjang garis pantai Kepulauan Marshall selama dua dekade terakhir, termasuk satu lagi di Ailuk, tetapi temuan terbaru tersebut sejauh ini adalah yang terbesar.
Aparat penegak hukum memiliki berbagai teori tentang asal-usul narkoba tersebut, termasuk bahwa narkoba itu ditinggalkan saat penyelundup terancam tertangkap, atau tersesat dalam badai. (Baca juga: Latihan Rudal Rusia Picu Kebingungan di Pangkalan Militer AS di Jerman )
Pada Januari 2014, nelayan El Salvador José Alvarenga terdampar di Kepulauan Marshall, lebih dari 13 bulan setelah dia berangkat dari pantai barat Meksiko dengan seorang rekan, yang meninggal selama pelayaran.
Setelah penemuannya, para peneliti Universitas Hawaii melakukan 16 simulasi komputer tentang pola penyimpangan dari pantai Meksiko dan menemukan hampir semuanya akhirnya tiba di Kepulauan Marshall.
Ada banyak simpanan narkoba lain yang ditemukan di sepanjang garis pantai Kepulauan Marshall selama dua dekade terakhir, termasuk satu lagi di Ailuk, tetapi temuan terbaru tersebut sejauh ini adalah yang terbesar.
Aparat penegak hukum memiliki berbagai teori tentang asal-usul narkoba tersebut, termasuk bahwa narkoba itu ditinggalkan saat penyelundup terancam tertangkap, atau tersesat dalam badai. (Baca juga: Latihan Rudal Rusia Picu Kebingungan di Pangkalan Militer AS di Jerman )
Pada Januari 2014, nelayan El Salvador José Alvarenga terdampar di Kepulauan Marshall, lebih dari 13 bulan setelah dia berangkat dari pantai barat Meksiko dengan seorang rekan, yang meninggal selama pelayaran.
Setelah penemuannya, para peneliti Universitas Hawaii melakukan 16 simulasi komputer tentang pola penyimpangan dari pantai Meksiko dan menemukan hampir semuanya akhirnya tiba di Kepulauan Marshall.
(min)
Lihat Juga :