AS Tetapkan Kelompok Ekstrimis Bahrain Organisasi Teroris

Rabu, 16 Desember 2020 - 08:18 WIB
loading...
AS Tetapkan Kelompok...
AS tetapkan kelompok Saraya al-Akhtar kelompok teroris. Foto/Al Arabiya
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menetapkan kelompok ekstrimis yang berbasis di Bahrain dan mendapat dukungan Iran sebagai organisasi teroris. Kebijakan itu merujuk pada ancamannya terhadap keamanan nasional dan kebijakan luar negeri AS.

"Kelompok Saraya al-Mukhtar sekarang dianggap sebagai Teroris Global yang Ditunjuk Khusus," menurut pernyataan Departemen Luar Negeri (Deplu) AS seperti dikutip dari Al Arabiya, Rabu (16/12/2020).

Dalam pernyataannya, Deplu AS menyatakan, Saraya al-Mukhtar dilaporkan menerima dukungan keuangan dan logistik dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran dan mengatakan tujuannya adalah untuk menggulingkan pemerintah Bahrain agar Iran dapat memberikan pengaruh yang lebih besar di negara itu.



"Kelompok itu merencanakan serangan terhadap personel AS di Bahrain dan telah menawarkan hadiah uang tunai untuk pembunuhan pejabat Bahrain," kata Deplu AS.(Baca juga: Bahrain Buka Impor dari Permukiman Israel, Palestina Marah )

Penetapan tersebut dilakukan satu hari sebelum Hari Nasional Bahrain.

AS menjadi negara terbaru yang menetapkan Saraya al-Mukhtar sebagai organisasi teroris. Sebelumnya Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir, dan Bahrain telah menetapkan kelompok tersebut sebagai organisasi teroris pada Juni 2017.(Baca juga: Disanksi AS karena Beli S-400 Rusia, Turki Dibela Iran )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Korut Lipat Gandakan...
Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!
Rekomendasi
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Dilarang Sering Gendong...
Dilarang Sering Gendong Baby Soleil, Alyssa Daguise Bantah Mitos Bayi Bau Tangan
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved