Latihan Rudal Rusia Picu Kebingungan di Pangkalan Militer AS di Jerman
Selasa, 15 Desember 2020 - 09:43 WIB
loading...
A
A
A
Para pejabat militer AS mengatakan Komando Strategis AS dapat dengan cepat mengonfirmasi bahwa rudal tersebut tidak menimbulkan ancaman, jadi tidak jelas mengapa alarm itu dipicu.
Seorang pejabat mencatat insiden itu memprihatinkan karena selalu ada potensi kesalahan perhitungan mengingat ketegangan dengan Rusia yang sedang memanas. Tapi, kata dia, tidak ada indikasi ancaman kali ini.
Pascainsiden tersebut, militer AS di Ramstein mengeluarkan pernyataan di halaman Facebook-nya kepada komunitas militer di daerah tersebut.
"Hari ini, Pos Komando Pangkalan Udara Ramstein diberi tahu melalui sistem pemberitahuan peringatan tentang peluncuran rudal dunia nyata di teater Eropa. Pos Komando mengikuti prosedur yang tepat dan memberikan pemberitahuan yang tepat waktu dan akurat kepada personel di Komunitas Militer Kaiserslautern (KMC). Peluncuran rudal itu kemudian dinilai sebagai bagian dari latihan dan bukan ancaman bagi kawasan KMC. Situasinya jelas. Kami ingin berterima kasih kepada anggota Pos Komando kami atas tanggapan cepat mereka untuk memastikan orang-orang kami tetap mendapat informasi sehingga mereka dapat mengambil tindakan pencegahan keamanan yang tepat," bunyi pernyataan tersebut.
Pada tahun 2018, kesalahan manusia (human error) disalahkan atas alarm palsu bahwa sebuah rudal sedang menuju Hawaii.
Seorang pejabat mencatat insiden itu memprihatinkan karena selalu ada potensi kesalahan perhitungan mengingat ketegangan dengan Rusia yang sedang memanas. Tapi, kata dia, tidak ada indikasi ancaman kali ini.
Pascainsiden tersebut, militer AS di Ramstein mengeluarkan pernyataan di halaman Facebook-nya kepada komunitas militer di daerah tersebut.
"Hari ini, Pos Komando Pangkalan Udara Ramstein diberi tahu melalui sistem pemberitahuan peringatan tentang peluncuran rudal dunia nyata di teater Eropa. Pos Komando mengikuti prosedur yang tepat dan memberikan pemberitahuan yang tepat waktu dan akurat kepada personel di Komunitas Militer Kaiserslautern (KMC). Peluncuran rudal itu kemudian dinilai sebagai bagian dari latihan dan bukan ancaman bagi kawasan KMC. Situasinya jelas. Kami ingin berterima kasih kepada anggota Pos Komando kami atas tanggapan cepat mereka untuk memastikan orang-orang kami tetap mendapat informasi sehingga mereka dapat mengambil tindakan pencegahan keamanan yang tepat," bunyi pernyataan tersebut.
Pada tahun 2018, kesalahan manusia (human error) disalahkan atas alarm palsu bahwa sebuah rudal sedang menuju Hawaii.
(min)
Lihat Juga :