AS Kembangkan Mesin Bertenaga Nuklir untuk Eksplorasi Planet Lain

Kamis, 10 Desember 2020 - 18:35 WIB
loading...
AS Kembangkan Mesin...
Menteri Energi AS, Dan Brouillette menuturkan, Washington sedang mengembangkan berbagai versi tenaga nuklir untuk digunakan di bulan dan pangkalan luar angkasa lainnya. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Menteri Energi Amerika Serikat (AS) , Dan Brouillette menuturkan, Washington sedang mengembangkan berbagai versi tenaga nuklir untuk digunakan di bulan dan pangkalan luar angkasa lainnya. Selain itu, ini juga akan digunakan untuk pesawat antariksa antar planet dan pesawat tak berawak jarak jauh.

Berbicara di acara Dewan Antariksa Nasional, Brouillette menuturkan, kementerian yang dia pimpin telah melakukan kerjasama dengan Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) untuk mempercepat program ini.

"Kementerian Energi telah menjalin hubungan yang lebih erat dari sebelumnya dengan NASA untuk memberdayakan dan mempercepat program-programnya," kata Brouillette dalam pertemuan tersebut. ( Baca juga: Diancam Veto Trump, Senat AS Dukung Penjualan Senjata pada UEA )

"Kami akan terus mengembangkan tenaga fisi permukaan, teknologi penggerak nuklir termal dan kemampuan produksi bahan bakar nuklir canggih," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (10/12/2020).

Dia lalu menuturkan, Kementerian Energi AS juga "meningkatkan" produksi Uranium isotop-238 sehingga membersihkan kemacetan produksi dan memungkinkan tempo misi yang lebih cepat untuk meluncurkan misi antariksa yang lebih dalam, misi antar planet melalui Tata Surya hingga tahun 2020-an.

"Kami juga telah menyusun strategi luar angkasa baru selama 10 tahun ke depan untuk mendukung misi luar angkasa NASA dan badan pemerintah lainnya. Namun, itu belum dipublikasikan," tukasnya. ( Baca juga: Roket Tak Berawak SpaceX SN8 Meledak Saat Mendarat )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Messi Menggila! Argentina...
Messi Menggila! Argentina Gilas Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved