Berfoto di Piramida Kuno, Model Asal Mesir Ditangkap
Kamis, 03 Desember 2020 - 01:11 WIB
loading...
A
A
A
Fotografer El-Shimy, Hossam Muhammed yang berusia 22 tahun, mengatakan kepada sebuah surat kabar lokal bahwa dia dan sang model mencapai "kesepakatan" dengan staf di lokasi tersebut untuk mengambil foto di sekitar Piramida Djoser selama sekitar 15 menit. Piramida itu berasal dari abad ke-27 SM.
Mohamed mengaku terkejut dengan reaksi sebesar itu, bersikeras bahwa dia tidak melakukan kesalahan apa pun dan hanya berusaha mencari nafkah. Dia mengatakan dia dibayar sekitar Rp900 ribu untuk syuting, dan jika dia tahu itu akan berubah menjadi skandal seperti itu, dia akan menolak pekerjaan tersebut.
Dia juga mengatakan dia percaya bahwa jika model yang terlibat memiliki tipe tubuh yang berbeda, semua ini tidak akan terjadi.
Muhammad sendiri telah ditangkap pada Senin malam.(Baca juga: Selfie dengan Penyanyi Israel, Superstar Mesir Mohamed Ramadan Dicap Zionis )
El-Shimy menyebut dirinya sebagai Ratu "Malban-titi" untuk pemotretan itu, sebuah nama mengacu pada suguhan manis kesenangan warga Turki, "Malban," dan Ratu Mesir kuno Nefertiti.
Foto-foto itu menjadi viral dan menghidupkan kembali perdebatan sengit tentang perbedaan antara melanggar norma sosial dan melanggar hukum.
Mohamed mengaku terkejut dengan reaksi sebesar itu, bersikeras bahwa dia tidak melakukan kesalahan apa pun dan hanya berusaha mencari nafkah. Dia mengatakan dia dibayar sekitar Rp900 ribu untuk syuting, dan jika dia tahu itu akan berubah menjadi skandal seperti itu, dia akan menolak pekerjaan tersebut.
Dia juga mengatakan dia percaya bahwa jika model yang terlibat memiliki tipe tubuh yang berbeda, semua ini tidak akan terjadi.
Muhammad sendiri telah ditangkap pada Senin malam.(Baca juga: Selfie dengan Penyanyi Israel, Superstar Mesir Mohamed Ramadan Dicap Zionis )
El-Shimy menyebut dirinya sebagai Ratu "Malban-titi" untuk pemotretan itu, sebuah nama mengacu pada suguhan manis kesenangan warga Turki, "Malban," dan Ratu Mesir kuno Nefertiti.
Foto-foto itu menjadi viral dan menghidupkan kembali perdebatan sengit tentang perbedaan antara melanggar norma sosial dan melanggar hukum.
Lihat Juga :