Ilmuwan Nuklir Iran Dibunuh Senapan Mesin yang Dikendalikan dari Jarak 150 Meter

Senin, 30 November 2020 - 08:03 WIB
loading...
A A A
Pada Minggu pagi, Mohamad Ahwaze; seorang jurnalis Iran yang berbasis di London, mengatakan serangan itu dilakukan oleh selusin agen yang menyerang konvoi Fakhrizadeh di sebuah bundaran di pintu masuk Absard. Para penyerang, yang memiliki keterampilan "pasukan khusus canggih" dilaporkan didukung oleh tim logistik 50 orang yang menyusup ke layanan keamanan Iran dan melakukan tugas-tugas seperti memutus aliran listrik ke daerah tersebut 30 menit sebelum penyergapan untuk memperlambat respons apapun atas pembunuhan itu.

Ahwaze mengutip bocoran dari pejabat pemerintah Iran dan Garda Revolusi untuk rincian serangan, termasuk fakta bahwa regu pembunuh tahu kapan dan di mana Fakhrizadeh akan berada. Para penyerang mengendarai Hyundai Santa Fe dan dengan empat sepeda motor. Setelah mobil di depan kendaraan Fakhrizadeh lewat, penyerang meledakkan sebuah Nissan untuk memblokir kendaraan di belakangnya. Mereka kemudian menembaki mobil Fakhrizadeh dan kendaraan keamanan di depannya. (Baca juga: Eks Bos CIA: Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran Kriminal, Bisa Picu Konflik Wilayah )

Pemimpin tim pembunuh membawa Fakhrizadeh keluar dari mobilnya dan menembaknya hingga tewas. Semua komando melarikan diri dari tempat kejadian tanpa cedera atau pun ditangkap.

Sementara itu, Fars sendiri mem-posting artikel lain pada hari Minggu yang ditampilkan di situs webnya berbahasa Inggris, dengan mengatakan "laporan saksi mata" mengonfirmasi bahwa Fakhrizadeh diserang oleh "teroris yang mengumbar peluru ke mobilnya".

Para pejabat tinggi Iran menyalahkan Israel sebagai pihak yang berada di balik pembunuhan itu. Alasannya, karena negara Yahudi itu menuduh Fakhrizadeh memimpin program senjata nuklir. Teheran membantah pernah mencoba memiliterisasi industri nuklirnya. Sedangkan Israel belum mengomentari tuduhan Iran.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
AS Incar Tuan Rumah...
AS Incar Tuan Rumah Piala Dunia Antarklub 2029
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Momen Horor, Pilot Bunuh...
Momen Horor, Pilot Bunuh Diri Loncat dari Pesawat saat Terbang
Rekomendasi
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe dan Messi Memimpin
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
15 Perwira Dimutasi...
15 Perwira Dimutasi Kapolri Jadi Dirlantas pada Juni 2026, Ini Namanya
Berita Terkini
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved