Bukan Wuhan, China Sebut Virus Corona Pertama Kali Muncul di India
Sabtu, 28 November 2020 - 06:22 WIB
loading...
A
A
A
Mereka memperkirakan bahwa penularan dari manusia ke manusia pertama Covid-19 di India terjadi pada Juli atau Agustus seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (28/11/2020).
Identifikasi India sebagai kemungkinan sumber virus muncul setelah New Delhi pekan lalu memperkuat kemampuan militernya di Ladakh Timur, wilayah di perbatasan China, dengan membangun kamp-kamp untuk puluhan ribu tentara. Pada bulan Juni, 20 tentara India dan sejumlah tentara China yang dirahasiakan tewas ketika kedua belah pihak terlibat dalam pertempuran kecil di daerah perbatasan yang diperebutkan.
Tuduhan baru bahwa virus Corona pertama kali menyebar di India tidak akan membantu memperbaiki hubungan keduanya negara. Terlebih, Kementerian Luar Negeri China tampaknya mendukung klaim tersebut.
"Meskipun China adalah yang pertama melaporkan kasus, itu tidak berarti bahwa virus itu berasal dari China," kata juru bicara Zhao Lijian selama konferensi pers regulernya, dalam menanggapi pertanyaan tentang klaim virus Corona pertama kali muncul di India.(Baca juga: China Klaim Kantongi Bukti Virus Corona Berasal dari Makanan Beku Impor )
Temuan para peneliti telah disorot oleh beberapa akademisi barat, termasuk Profesor David Robertson dari Universitas Glasgow, yang menggambarkan pendekatan mereka sebagai "bias inheren".
Identifikasi India sebagai kemungkinan sumber virus muncul setelah New Delhi pekan lalu memperkuat kemampuan militernya di Ladakh Timur, wilayah di perbatasan China, dengan membangun kamp-kamp untuk puluhan ribu tentara. Pada bulan Juni, 20 tentara India dan sejumlah tentara China yang dirahasiakan tewas ketika kedua belah pihak terlibat dalam pertempuran kecil di daerah perbatasan yang diperebutkan.
Tuduhan baru bahwa virus Corona pertama kali menyebar di India tidak akan membantu memperbaiki hubungan keduanya negara. Terlebih, Kementerian Luar Negeri China tampaknya mendukung klaim tersebut.
"Meskipun China adalah yang pertama melaporkan kasus, itu tidak berarti bahwa virus itu berasal dari China," kata juru bicara Zhao Lijian selama konferensi pers regulernya, dalam menanggapi pertanyaan tentang klaim virus Corona pertama kali muncul di India.(Baca juga: China Klaim Kantongi Bukti Virus Corona Berasal dari Makanan Beku Impor )
Temuan para peneliti telah disorot oleh beberapa akademisi barat, termasuk Profesor David Robertson dari Universitas Glasgow, yang menggambarkan pendekatan mereka sebagai "bias inheren".
Lihat Juga :