Trump Bersedia Kosongkan Gedung Putih dengan Syarat

Jum'at, 27 November 2020 - 05:57 WIB
loading...
A A A
"Seluruh dunia sedang mengawasi kita, seluruh dunia sedang mengawasi Amerika Serikat dan tidak bisa membiarkan mereka lolos begitu saja," ucapnya.

(Baca juga : Rusia Sukses Uji Rudal Hipersonik Zircon, Bisa Lenyapkan Kota AS dengan Nuklir )

Dalam panggilan telepon ke audiensi publik di Pennsylvania, Trump mengatakan dia memiliki semua bukti yang diperlukan untuk merebut kembali kemenangan pemilu dan hanya membutuhkan hakim netral untuk mendengarkan dengan baik argumennya. Pengadilan negara bagian Pennsylvania memutuskan pada hari yang sama bahwa "tindakan lebih lanjut" pada sertifikasi hasil pemilu 2020 harus ditunda. Namun, politisi berpendapat bahwa tindakan tersebut tidak efektif, karena pejabat Pennsylvania telah mengesahkan Biden sebagai pemenangnya.

Selain Pennsylvania, Michigan, Nevada, dan Georgia sejauh ini telah mengesahkan hasil pemilu mereka untuk mendukung Biden. Sertifikasi di negara bagian lain belum diumumkan.(Baca juga: Trump Ampuni Michael Flynn, Eks Penasihat yang Bohongi FBI soal Rusia )

Sambil berjanji untuk terus memperjuangkan hasil yang sah, pemerintahan Trump menyoroti proses transfer kekuasaan ke Joe Biden, setelah Administrasi Layanan Umum (GSA) memberi tahu mantan wakil presiden bahwa transisi politik secara resmi dapat dimulai. Biden mengatakan bahwa penjangkauan pemerintahan Trump tentang proses transisi telah "tulus" setelah Gedung Putih memberinya akses ke briefing intelijen harian presiden AS.

Sementara itu, Biden telah mengumumkan pilihannya untuk posisi-posisi penting dalam pemerintahan yang diduga, yang sebagian besar adalah mantan pejabat era Obama yang pernah bekerja sama dengan Biden selama masa jabatannya sebagai wakil presiden AS.

Electoral College akan bertemu pada 14 Desember untuk memilih presiden Amerika Serikat berikutnya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Cawe-cawe Trump Disebut...
Cawe-cawe Trump Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas AS di Piala Dunia 2026
Diiringi Jutaan Pelayat,...
Diiringi Jutaan Pelayat, Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Mashhad
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
Memperkuat Komunikasi...
Memperkuat Komunikasi Partisipatif Koperasi Untuk Ekonomi Kerakyatan
Head to Head Inggris...
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved