Banyak F-18 Super Hornet dan F-22 Raptor AS Gagal Memenuhi Target Misi

Senin, 23 November 2020 - 08:58 WIB
loading...
Banyak F-18 Super Hornet...
Pesawat jet tempur siluman F-22 Raptor Angkatan Udara Amerika Serikat. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Banyak dari pesawat jet tempur Amerika Serikat (AS), termasuk F/A-18E/F Super Hornet baru, F-16, F-22 Raptor dan F-15C/D Eagle gagal memenuhi target misi yang diharapkan. Hal itu terungkap dari laporan baru Kantor Akuntabilitas Pemerintah (GAO).

Menurut laporan GAO sekitar setengah dari semua pesawat tidak dapat mencapai standar kesiapan bahkan satu tahun dalam durasi yang disebutkan. Namun, F-15E Strike Eagle mampu memenuhi tingkat kemampuan misi tahunannya dalam 4 dari 9 tahun. (Baca: AS Keluar dari Perjanjian Open Skies dan Salahkan Rusia )

"GAO memeriksa 46 jenis pesawat dan menemukan bahwa hanya tiga yang memenuhi target kemampuan misi tahunan mereka di sebagian besar tahun untuk tahun fiskal 2011 hingga 2019 dan 24 tidak memenuhi target kemampuan misi tahunan mereka," bunyi laporan GAO, yang dikutip EurAsian Times, Senin (23/11/2020).

Salah satu dari tiga pesawat yang menunjukkan kinerja terbaik adalah helikopter UH-1N Huey Angkatan Udara AS, yang telah beroperasi sejak sekitar 50 tahun dan bahkan melampaui target MC (kemampuan misi) mereka selama sembilan tahun. Badan pesawat, rata-rata, terbang lebih dari 15.000 jam selama masa hidup mereka.

Dua pesawat lain yang memenuhi harapan adalah pesawat perang anti-kapal selam E-3PE Aries-II milik Angkatan Laut dan pos komando nuklir udara E-6B Mercury. Pesawat E-3PE Aries-II mencapai tujuan MC dalam 7 dari 9 tahun sedangkan yang terakhir mencapai tingkat kesiapan dalam 5 dari 9 tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved