Obama Sindir Trump Mungkin Diseret Navy SEAL Keluar dari Gedung Putih

Sabtu, 21 November 2020 - 01:40 WIB
loading...
Obama Sindir Trump Mungkin...
Donald Trump pada 2015 menjadi presiden terpilih Amerika Serikat bertemu Presiden Barack Obama di Oval Office Gedung Putih. Foto/REUTERS/Kevin Lamarque/File Photo
A A A
WASHINGTON - Mantan presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, melontarkan lelucon untuk menyindir Presiden Donald Trump yang menolak mengaku kalah dari rivalnya, Joe Biden, dalam pemilihan presiden (pilpres) Amerika. Obama berseloroh bahwa pasukan Navy SEAL mungkin turun tangan untuk mengosongkan Gedung Putih.

Trump—calon presiden petahana Partai Republik—telah mendeklarasikan diri sebagai pemenang pilpres AS 3 November, meskipun media-media Amerika sekarang menjuluki Joe Biden dari Partai Demokrat sebagai presiden terpilih AS. (Baca: Panik dengan Hasil Pilpres AS, Donald Trump Jr Serukan Perang Total )

Navy SEAL adalah salah satu pasukan khusus AS. Pasukan tersebut pernah jadi pemberitaan utama dunia ketika melakukan operasi yang menewaskan pendiri al-Qaeda; Osama bin Laden di Pakistan beberapa tahun silam.

Obama dilaporkan akan mengambil pekerjaan di pemerintahan Joe Biden-Kamala Harris. Sindiran Obama kepada Trump muncul selama penampilannya pada hari Kamis di acara Jimmy Kimmel Live. Obama mengisyaratkan Presiden Trump dapat diseret dengan paksa dari Gedung Putih jika menolak lengser.

Kimmel, yang telah menjadi kritikus yang blakblakan terhadap Trump, dengan sinis bertanya kepada Obama selama program tersebut apakah sulit bagi beberapa orang untuk bersembunyi di lobi Gedung Putih.

“Anda tahu Gedung Putih dengan baik. Anda tinggal di sana selama delapan tahun. Apakah ada tempat seseorang bisa bersembunyi? Misalnya, jika, katakanlah, mereka akan disingkirkan? Apakah ada lubang kecil atau sesuatu yang Anda ketahui?," tanya Kimmel dengan bercanda, seperti dikutip Sputniknews, Sabtu (21/11/2020). (Baca juga: Trump Pecat Bos Pentagon, Persiapan Kudeta Militer terhadap Biden? )

Banyak pihak menyimpulkan bahwa Kimmel mengacu pada Presiden Trump, yang menyatakan bahwa pilpres AS dimenangkan olehnya.

Obama mendukung lelucon Kimmel tersebut, dengan blakblakan dan tertawa. "Baiklah, saya pikir kita selalu dapat mengirim Navy SEAL untuk menggalinya keluar."

Sebelumnya, seorang staf kampanye Biden mengatakan bahwa pemerintah AS sangat mampu mengawal penyusup keluar dari Gedung Putih, karena hasil pemilu Amerika diputuskan oleh rakyat Amerika.

Namun, Donald Trump bersikeras bahwa hasil pemilu itu "dicuri" darinya melalui praktik curang dan perusakan suara. Timm kampanyenya telah mengajukan banyak aduan di negara bagian medan pertempuran utama yang disebut media-media AS mendukung Joe Biden, termasuk Georgia dan Pennsylvania.

Jika hasil pemilu disertifikasi untuk mendukung Joe Biden pada akhirnya, Trump akan dipaksa untuk meninggalkan Gedung Putih setelah Hari Pelantikan pada 20 Januari.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved