Ketegangan dengan AS Meningkat, Iran Perkenalkan Kapal Perang Baru
Jum'at, 20 November 2020 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah artikel New York Times menyatakan bahwa para pejabat AS, termasuk Wakil Presiden Mike Pence, harus membujuk Trump agar tidak melakukan tindakan militer yang dapat mencakup menargetkan fasilitas pengayaan uranium utama Iran Natanz.(Baca juga: Jelang Lengser, Donald Trump Ingin Serang Situs Nuklir Utama Iran )
Teheran telah memulai pengayaan uranium di pabrik bawah tanah di situs tersebut, menurut laporan terbaru oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Sebelumnya, AS juga dilaporkan telah memindahkan skuadron pesawat tempur F-16 dari Jerman ke Uni Emirat Arab (UEA). Menurut United Press International (UPI) sebuah detasemen jet tempur F-16 dari Skuadron Tempur 480 Angkatan Udara AS terbang dari Pangkalan Udara Spangdahlem di Jerman ke Pangkalan Udara Al-Dhafra di Abu Dhabi, UEA.
"Pengerahan Skuadron Tempur 480 mendemonstrasikan kelincahan Angkatan Udara AS dan komitmen CENTCOM kepada sekutu dan mitra untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas di kawasan," kata Letnan Jenderal Greg Guillot, komandan Angkatan Udara ke-9 AS dalam sebuah pernyataan yang dinukil UPI.(Baca juga: Bersitegang dengan Iran, AS Pindahkan Skuadron F-16 ke UEA )
Ketegangan antara AS dan Iran selama puluhan tahun semakin bergolak di bawah Presiden Donald Trump. Trump menarik AS dari dari kesepakatan nuklir dengan Teheran pada 2018 dan memberlakukan sanksi keras terhadap negara itu.
Kedua negara itu bahkan nyaris berperang setelah pembunuhan komandan Iran Qasem Soleimani pada Januari lalu.
Teheran telah memulai pengayaan uranium di pabrik bawah tanah di situs tersebut, menurut laporan terbaru oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Sebelumnya, AS juga dilaporkan telah memindahkan skuadron pesawat tempur F-16 dari Jerman ke Uni Emirat Arab (UEA). Menurut United Press International (UPI) sebuah detasemen jet tempur F-16 dari Skuadron Tempur 480 Angkatan Udara AS terbang dari Pangkalan Udara Spangdahlem di Jerman ke Pangkalan Udara Al-Dhafra di Abu Dhabi, UEA.
"Pengerahan Skuadron Tempur 480 mendemonstrasikan kelincahan Angkatan Udara AS dan komitmen CENTCOM kepada sekutu dan mitra untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas di kawasan," kata Letnan Jenderal Greg Guillot, komandan Angkatan Udara ke-9 AS dalam sebuah pernyataan yang dinukil UPI.(Baca juga: Bersitegang dengan Iran, AS Pindahkan Skuadron F-16 ke UEA )
Ketegangan antara AS dan Iran selama puluhan tahun semakin bergolak di bawah Presiden Donald Trump. Trump menarik AS dari dari kesepakatan nuklir dengan Teheran pada 2018 dan memberlakukan sanksi keras terhadap negara itu.
Kedua negara itu bahkan nyaris berperang setelah pembunuhan komandan Iran Qasem Soleimani pada Januari lalu.
(ber)
Lihat Juga :