COVID-19 Dunia 11 Mei: 4,1 Juta Positif, 283.850 Meninggal, 1,4 Juta Sembuh

Senin, 11 Mei 2020 - 08:45 WIB
loading...
COVID-19 Dunia 11 Mei:...
Seorang trader memakai masker di lantai New York Stock Exchange (NYSE) setelah salah satu trader dites positif COVID-19, di New York, Amerika Serikat, 19 Maret 2020. Foto/REUTERS / Lucas Jackson
A A A
WASHINGTON - Virus corona baru penyebab COVID-19 hingga Senin (11/5/2020) telah menginfeksi 4.179.861 orang di 212 negara dan beberapa wilayah di dunia. Dari jumlah kasus infeksi itu, 183.850 di antaranya telah meninggal dan 1.490.550 pasien lainnya berhasil sembuh.

Data terbaru itu merupakan penghitungan online worldometers pada pukul 08.30 WIB hari ini. Sebagian besar kasus infeksi dan kematian terjadi di Eropa dan Amerika Serikat (AS). (Baca: China Marah, Sebut 24 Tuduhan AS soal COVID-19 Tak Masuk Akal )

Berikut enam dengan kasus infeksi dan kematian terkait COVID-19 terbanyak di dunia:

1. Amerika Serikat: 1.367.638 positif, 80.787 meninggal, 256.336 sembuh
2. Spanyol: 264.663 positif, 26.621 meninggal, 176.439 sembuh
3. Inggris: 219.183 positif, 31.855 meninggal, jumlah pasien sembuh masih dalam pendataan.
4. Italia: 219.070 positif, 30.560 meninggal, 105.186 sembuh
5. Rusia: 209.688 positif, 1.915 meninggal, 34.306 sembuh
6. Prancis: 176.970 positif, 26.380 meninggal, 56.217 sembuh

Sedangkan Indonesia melaporkan 14.032 orang positif terinfeksi dengan 973 kematian dan 2.698 pasien sembuh.

Yang mengejutkan, China yang selama beberapa hari nol kasus infeksi baru melaporkan ada 17 kasus infeksi baru. Menurut data yang dilaporkan negara itu, sejak awal wabah ada 82.918 kasus infeksi (termasuk 17 kasus baru) dengan 4.633 kematian dan sebanyak 78.144 pasien berhasil disembuhkan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved