Pompeo Sarankan Biden Tidak Bergabung Kembali AS ke Kesepakatan Nuklir Iran
Kamis, 19 November 2020 - 19:34 WIB
loading...
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo menyarankan Joe Biden untuk membawa AS bergabung kembali dalam kesepakatan nuklir Iran. Foto/REUTERS
A
A
A
TEL AVIV - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) , Mike Pompeo menyarankan Joe Biden untuk membawa AS bergabung kembali dalam kesepakatan nuklir Iran . Pompeo mengatakan itu adalah bagian dari tekanan maksimum AS terhadap Iran.
Pompeo mengatakan, AS harus mempertahankan kampanye tekanan maksimum dan sanksi terhadap rezim Iran. Dia lalu mengatakan, keluar dari kesepakatan nuklir adalah bagian dari tekanan terhadap Iran, untuk membantu menciptakan Timur Tengah baru.
"Mengurangi tekanan itu adalah pilihan yang berbahaya, pasti akan melemahkan kemitraan baru untuk perdamaian di kawasan itu dan hanya memperkuat Iran," kata Pompeo, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (19/11/2020).
Pompeo juga mengatakan, dia berharap untuk melihat penyebaran disinformasi, laporan dan argumen yang mengatakan sanksi telah gagal. "Kita tidak boleh tertipu," ungkapnya, saat melakukan kunjungan ke Israel. ( Baca juga: Iran Mengaku Siap Kembali Terima AS Dalam Kesepakatan Nuklir )
"Proksi dan mitra teroris rezim meminta uang tunai, dan telah dipaksa untuk mengambil langkah-langkah penghematan, bahkan mencegah beberapa pejuang teroris," katanya dalam referensi tidak langsung ke Hizbullah dan milisi Iran lainnya di Irak, Yaman, dan Suriah.
Pompeo mengatakan, AS harus mempertahankan kampanye tekanan maksimum dan sanksi terhadap rezim Iran. Dia lalu mengatakan, keluar dari kesepakatan nuklir adalah bagian dari tekanan terhadap Iran, untuk membantu menciptakan Timur Tengah baru.
"Mengurangi tekanan itu adalah pilihan yang berbahaya, pasti akan melemahkan kemitraan baru untuk perdamaian di kawasan itu dan hanya memperkuat Iran," kata Pompeo, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (19/11/2020).
Pompeo juga mengatakan, dia berharap untuk melihat penyebaran disinformasi, laporan dan argumen yang mengatakan sanksi telah gagal. "Kita tidak boleh tertipu," ungkapnya, saat melakukan kunjungan ke Israel. ( Baca juga: Iran Mengaku Siap Kembali Terima AS Dalam Kesepakatan Nuklir )
"Proksi dan mitra teroris rezim meminta uang tunai, dan telah dipaksa untuk mengambil langkah-langkah penghematan, bahkan mencegah beberapa pejuang teroris," katanya dalam referensi tidak langsung ke Hizbullah dan milisi Iran lainnya di Irak, Yaman, dan Suriah.
Lihat Juga :