Obama Pecahkan Rekor Penjualan Memoar Presiden
Kamis, 19 November 2020 - 11:56 WIB
loading...
A
A
A
Dalam "A Promised Land," presiden kulit hitam pertama dalam sejarah AS itu merinci dua setengah tahun pertama masa jabatan bersejarahnya. Seperti diketahui, Obama menjabat presiden AS selama dua periode, dari 2009 hingga 2017.(Baca juga: Sentil Trump, Obama: Hanya Diktator yang Melakukan Apa Saja untuk Berkuasa )
Memoar itu dirilis setelah pemilihan presiden 2020, di mana mantan wakil presiden Obama, Presiden terpilih Joe Biden , mengalahkan Presiden Donald Trump. Pemilihan waktu perilisan menjadi keuntungan potensial untuk kepentingan jangka panjang dalam memoar Obama saat Biden membangun pemerintahannya, yang kemungkinan akan mencakup sederet peran penting alumni era Obama.
Dengan harga sampul USD45, banyak toko buku independen, yang telah dirugikan oleh pandemi virus Corona, juga melihat memoar itu sebagai sumber keuangan saat mereka memasuki musim liburan.
"Tidak sulit menjadi titik terang tahun ini, tahun di mana kami akan gulung tikar tanpa bantuan federal," kata Sarah McNally, pemilik McNally Jackson Books di Manhattan, kepada Associated Press. (Baca juga: Obama: Satu Pemilu Tak Akan Hentikan Pembusukan Kebenaran AS )
"Tapi Obama merasa seperti penyelamat, seperti halnya pelanggan kami yang membeli ini dari kami," tukasnya.
Memoar itu dirilis setelah pemilihan presiden 2020, di mana mantan wakil presiden Obama, Presiden terpilih Joe Biden , mengalahkan Presiden Donald Trump. Pemilihan waktu perilisan menjadi keuntungan potensial untuk kepentingan jangka panjang dalam memoar Obama saat Biden membangun pemerintahannya, yang kemungkinan akan mencakup sederet peran penting alumni era Obama.
Dengan harga sampul USD45, banyak toko buku independen, yang telah dirugikan oleh pandemi virus Corona, juga melihat memoar itu sebagai sumber keuangan saat mereka memasuki musim liburan.
"Tidak sulit menjadi titik terang tahun ini, tahun di mana kami akan gulung tikar tanpa bantuan federal," kata Sarah McNally, pemilik McNally Jackson Books di Manhattan, kepada Associated Press. (Baca juga: Obama: Satu Pemilu Tak Akan Hentikan Pembusukan Kebenaran AS )
"Tapi Obama merasa seperti penyelamat, seperti halnya pelanggan kami yang membeli ini dari kami," tukasnya.
(ber)
Lihat Juga :