Iran: Biden Bisa Cabut Sanksi dengan Tiga Perintah Eksekutif
Rabu, 18 November 2020 - 22:28 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi para diplomat dan pengamat mengatakan hal itu tidak mungkin terjadi dalam semalam karena kedua musuh yang tidak saling percaya itu juga menginginkan komitmen tambahan.
Dalam kesepakatan dengan AS dan kekuatan dunia lainnya, Iran setuju membatasi program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi. Iran mulai melanggar kesepakatan nuklir setelah Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan itu pada 2018 dan mulai menerapkan sanksi sepihak terhadap Teheran.
Zarif tidak menuntut kompensasi apa pun dari Amerika Serikat, tidak seperti para pemimpin Iran seperti Presiden Hassan Rouhani yang menuntut imbalan atas "kerusakan" yang diderita Iran akibat sanksi AS yang diperbarui.
Para petinggi Iran secara implisit berpendapat Washington harus membayar kembali pendapatan minyak Teheran yang hilang akibat sanksi tersebut.
"Ini dapat dilakukan secara otomatis, dan tanpa perlu menetapkan persyaratan, Amerika Serikat menjalankan tugasnya berdasarkan (Resolusi Dewan Keamanan) 2231 (mencabut sanksi) dan kami akan melaksanakan komitmen kami berdasarkan kesepakatan nuklir," papar Zarif dalam rekaman video wawancara yang dirilis surat kabar Iran.
Dalam kesepakatan dengan AS dan kekuatan dunia lainnya, Iran setuju membatasi program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi. Iran mulai melanggar kesepakatan nuklir setelah Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan itu pada 2018 dan mulai menerapkan sanksi sepihak terhadap Teheran.
Zarif tidak menuntut kompensasi apa pun dari Amerika Serikat, tidak seperti para pemimpin Iran seperti Presiden Hassan Rouhani yang menuntut imbalan atas "kerusakan" yang diderita Iran akibat sanksi AS yang diperbarui.
Para petinggi Iran secara implisit berpendapat Washington harus membayar kembali pendapatan minyak Teheran yang hilang akibat sanksi tersebut.
"Ini dapat dilakukan secara otomatis, dan tanpa perlu menetapkan persyaratan, Amerika Serikat menjalankan tugasnya berdasarkan (Resolusi Dewan Keamanan) 2231 (mencabut sanksi) dan kami akan melaksanakan komitmen kami berdasarkan kesepakatan nuklir," papar Zarif dalam rekaman video wawancara yang dirilis surat kabar Iran.
(sya)
Lihat Juga :