Bantah Klaim Trump Pilpres Curang, Direktur Keamanan Siber AS Dipecat

Rabu, 18 November 2020 - 08:47 WIB
loading...
A A A
"Meskipun ini akan mengubah cara orang Amerika memilih, orang Amerika akan memilih. Dan orang Amerika akan memutuskan pemilihan Amerika. Dan Anda, sebagai pemilih Amerika, adalah garis pertahanan terakhir," serunya.

Krebs juga mengatakan pemilih harus bersabar karena perubahan akibat Covid-19, pada 3 November, hasil pemilu mungkin tidak akan segera diketahui.

"Dan tidak apa-apa, tapi kami akan membutuhkan kesabaran Anda sampai hasil resmi diumumkan," tambahnya.

"Jadi pergilah ke sana dan lakukan voting dengan percaya diri, dan jadilah bagian dari melindungi tahun 2020," imbaunya.

Pada akhirnya, seperti yang dilaporkan, pemilu 2020 adalah yang paling aman dan terjamin karena penggunaan kertas suara dan mesin pemungutan suara dengan jejak kertas yang dapat diverifikasi.(Baca juga: Bantah Trump soal Kecurangan, Pemilu 2020 Dinyatakan Paling Aman dalam Sejarah AS )

Paul Nakasone, direktur Badan Keamanan Nasional, juga mengatakan bahwa campur tangan asing dalam pemilu tahun ini lebih sedikit dibandingkan dengan 2018, dan Washington Post melaporkan pada hari Selasa bahwa Komando Siber AS mengambil sejumlah langkah untuk mencegah aktor jahat, seperti peretas militer Rusia, agar bisa ikut campur dalam pemilu.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Jenderal Iran Incar...
Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
Trump Sebut Wasit Piala...
Trump Sebut Wasit Piala Dunia 2026 Raphael Claus Mencurigakan, Begini Respons FIFA
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Harga Minyak Dunia Mendidih...
Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Sebut MoU Perjanjian Damai dengan Iran Berakhir
Rekomendasi
Kasus Dugaan Kekerasan...
Kasus Dugaan Kekerasan ART Erin Wartia Naik Penyidikan, Rieke Diah Pitaloka Ikut Mengawal
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
Babak Baru Kasus Dugaan...
Babak Baru Kasus Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Wartia, Herawati Bawa Bukti ke Polisi
Berita Terkini
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved