Trump: Dunia Sedang Saksikan Hancurnya Konstitusi AS

Senin, 16 November 2020 - 20:06 WIB
loading...
Trump: Dunia Sedang...
Trump menyebut hal ini disebabkan oleh masifnya kecurangan yang terjadi di pemilihan umum AS, yang mendapat dukungan dari media arus utama di negara tersebut. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyebut dunia sedang menyaksikan Konstitusi AS hancur dan berantakan. Dia menyebut hal ini disebabkan oleh masifnya kecurangan yang terjadi di pemilihan umum (pemilu) AS , yang mendapat "dukungan" dari media arus utama di negara tersebut.

Melalui akun Twitternya, Trump awalnya menyerang media arus utama AS, dengan menyebut mereka sebagai "fake news", karena terus menerus memberitakan bahwa Joe Biden telah memenangkan pemilu AS. ( Baca juga: Loyalis Trump Unjuk Diri )

"Mengapa mereka berasumsi bahwa Joe Biden akan naik ke kursi Kepresidenan, bahkan tidak membiarkan pihak kami menunjukkan, yang baru saja kami siapkan, betapa hancur dan parahnya pelanggaran Konstitusi di Pemilu 2020," ucapnya, seperti dikutip Sindonews pada Senin (16/11/2020).



Dia menyebut, serangan terhadap Konstitusi AS saat ini adalah yang paling parah, mulai dari sejumlah besar pengamat yang diusir dari ruang penghitungan suara di banyak negara bagian AS.

"Hingga jutaan surat suara yang telah diubah oleh Demokrat, hanya untuk Demokrat, untuk memberikan suara setelah pemilu selesai, hingga menggunakan Sistem Voting Dominion yang dimiliki radikal kiri, yang ditolak oleh Texas dan banyak lainnya karena tidak baik atau aman," ungkapnya.

"Mereka yang bertanggung jawab untuk menjaga Konstitusi kita tidak dapat membiarkan hasil palsu dari pemungutan suara melalui pos tetap berlaku. Dunia sedang menonton!" tukasnya. ( Baca juga: Temui Moeldoko, Dubes AS Curhat" Kelakuan China di Laut China Selatan )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Brutal! Geng Narkoba...
Brutal! Geng Narkoba Tembak Mati 5 Polisi Jelang Pembukaan Piala Dunia di Meksiko
Rekomendasi
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved