Trump Muncul Pertama Kali sejak Dikalahkan Biden dalam Pilpres AS
Kamis, 12 November 2020 - 04:15 WIB
loading...
A
A
A
Mengklaim bahwa pemungutan suara di Wisconsin pada Hari Pemilu telah menghasilkan "kemungkinan penindasan ilegal", dia mengatakan bahwa dirinya sekarang bersiap untuk memenangkan pilpres di negara bagian itu yang pekan lalu dinyatakan dimenangkan oleh Biden.
"Banyak kejadian 'menyedihkan'!," tulis Trump di Twitter, seperti dikutip AFP, Kamis (12/11/2020). (Baca juga: Apesnya Donald Trump: Sudah Kalah Pilpres, Rentetan Gugatan Hukum Menanti )
Beberapa politisi Partai Republik terus membuat seruan agar presiden menyerah dan mengakui kemenangan Biden. Para ahli memperingatkan penolakan Trump akan kekalahannya dalam pilpres AS akan merusak proses demokrasi dan menunda transisi kekuasaan kepada Biden, yang mulai menjabat pada Januari 2021.
Sekretaris Montana, Corey Stapleton, yang selama ini menggembar-gemborkan "hal luar biasa" yang dicapai Trump selama menjabat telah menyerukan presiden yang dia dukung itu untuk mengucapkan selamat kepada Biden.
"Tapi waktu itu sekarang sudah berakhir. Angkat topimu, gigit bibir, dan ucapkan selamat kepada @JoeBiden," tulis dia di Twitter.
Namun, beberapa tokoh paling kuat di partai Republik—di antaranya Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan pemimpin Senat Mitch McConnell—tetap mendukung Trump dalam upayanya untuk merusak kemenangan Biden.
"Banyak kejadian 'menyedihkan'!," tulis Trump di Twitter, seperti dikutip AFP, Kamis (12/11/2020). (Baca juga: Apesnya Donald Trump: Sudah Kalah Pilpres, Rentetan Gugatan Hukum Menanti )
Beberapa politisi Partai Republik terus membuat seruan agar presiden menyerah dan mengakui kemenangan Biden. Para ahli memperingatkan penolakan Trump akan kekalahannya dalam pilpres AS akan merusak proses demokrasi dan menunda transisi kekuasaan kepada Biden, yang mulai menjabat pada Januari 2021.
Sekretaris Montana, Corey Stapleton, yang selama ini menggembar-gemborkan "hal luar biasa" yang dicapai Trump selama menjabat telah menyerukan presiden yang dia dukung itu untuk mengucapkan selamat kepada Biden.
"Tapi waktu itu sekarang sudah berakhir. Angkat topimu, gigit bibir, dan ucapkan selamat kepada @JoeBiden," tulis dia di Twitter.
Namun, beberapa tokoh paling kuat di partai Republik—di antaranya Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan pemimpin Senat Mitch McConnell—tetap mendukung Trump dalam upayanya untuk merusak kemenangan Biden.
Lihat Juga :