Perang Ethiopia Tewaskan 550 Orang, Uni Afrika Desak Gencatan Senjata

Rabu, 11 November 2020 - 17:18 WIB
loading...
Perang Ethiopia Tewaskan...
Perang di Ethiopia menewaskan 550 orang. Foto/Daily Sabah
A A A
ADDIS ABABA - Pemerintah Ethiopia mengatakan pasukannya telah menewaskan sedikitnya 550 pejuang yang setia kepada partai yang berkuasa di wilayah Tigray utara. Sementara itu, Uni Afrika menyerukan gencatan senjata segera diberlakukan di negara Tanduk Afrika itu.

Pertempuran berlanjut di Tigray seminggu setelah pasukan federal mulai menyerang wilayah itu sebagai balasan atas serangan terhadap salah satu kamp tentara di wilayah tersebut. Perdana Menteri Ethiopua Abiy Ahmed menyalahkan Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) yang berkuasa atas serangan itu - sebuah klaim yang dibantah TPLF.

"Tidak jelas apakah mereka yang tewas adalah bagian dari pasukan khusus TPLF atau pejuang milisi yang mendukung partai tersebut," kata Redwan Hussein, menteri negara urusan luar negeri dan juru bicara satuan tugas Keadaan Darurat yang baru dibentuk.



"Jumlah korban yang diderita tentara Ethiopia masih dihitung," imbuhnya seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (11/11/2020).

Sementara itu Ketua Uni Afrika Moussa Faki Mahamat Selasa malam mengatakan dia prihatin dengan meningkatnya ketegangan di Ethiopia dan mendesak semua pihak untuk memulai pembicaraan guna menemukan solusi damai untuk krisis tersebut.

"Ketua meminta penghentian segera permusuhan dan menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati hak asasi manusia dan memastikan perlindungan warga sipil," kata Faki dalam sebuah pernyataan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Yoweri Museveni?...
Siapa Yoweri Museveni? Mantan Bintang Pop yang Sudah Berkuasa 40 Tahun di Uganda
Gunung Berapi Tertidur...
Gunung Berapi Tertidur Hampir 12.000 Tahun Tiba-tiba Meletus, seperti Bom Dilempar ke Langit
Siapa Mswati III? Raja...
Siapa Mswati III? Raja Eswatini yang Memiliki 15 Istri dan 36 Anak untuk Mempersatukan Negaranya
Siapa Joseph Kabila?...
Siapa Joseph Kabila? Mantan Presiden Kongo yang Dihukum Mati karena Pengkhianatan
10 Negara yang Tidak...
10 Negara yang Tidak Pernah Dijajah di Dunia, Sebagian Ada di Asia
20 Negara Jajahan Prancis...
20 Negara Jajahan Prancis di Dunia, Mayoritas Dikuras Sumber Daya Alamnya
Negara BRICS Bakal Mengubah...
Negara BRICS Bakal Mengubah Utang Dolar Menjadi Yuan China
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Program Rudal Iran Tak...
Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Infografis
Spesifikasi Fregat Merah...
Spesifikasi Fregat Merah Putih, Kapal Perang Tercanggih dengan Senjata Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved