Pakar: Trump Akan Menang Pilpres AS, meski Kalah dalam Survei

Senin, 02 November 2020 - 11:14 WIB
loading...
A A A
"(Tapi) kampanye Biden harus lebih nyaman sekarang," kata Widmaier. (Baca: Biden Akui Trump Bisa Menang Pilpres AS dengan Strategi yang Dimainkannya )

Sebagian besar pakar melihat Wisconsin, Pennsylvania, Michigan, North Carolina, Florida, dan Arizona memainkan peran yang membentuk pemerintah Gedung Putih dalam pemilu.

Widmaier mengatakan Florida Panhandle, tempat banyak pemilih Obama mengabaikan Hillary Clinton pada tahun 2016 dan beralih ke Trump, bisa menjadi indikator awal siapa yang menang begitu hasil pemungutan suara di pantai timur Amerika mulai masuk.

"Jika kita dapat melihat pergerakan di Florida Panhandle kembali ke Biden, itu adalah informasi yang sangat besar," kata Widmaier.

Biden telah mengunjungi Pennsylvania lebih sering daripada negara bagian medan pertempuran lainnya siklus ini, dan Philadelphia tetap menjadi basis utama dukungan Demokrat di negara bagian itu.

Hari ini, Biden berkampanye di dua lokasi di Pennsylvania, sementara Trump yang tak kenal lelah terus membombardir 10 acara di Michigan, Iowa, North Carolina, Georgia dan Florida.

"Jajak pendapat hanya akan sebaik model yang mereka gunakan," kata Widmaier.

Menurutnya, gelombang pendaftaran pemilih baru, tingkat antusiasme yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan aturan pengiriman suara baru merupakan variabel yang dapat mengganggu keakuratan jajak pendapat.

Meghna Srinivas, seorang kandidat PhD di Monash University School of Social Sciences, mengatakan pemungutan suara di negara bagian medan pertempuran "sedikit" mendukung Biden.

"Jadi, meskipun Biden tampaknya akan menjadi yang teratas, Trump masih memiliki peluang di negara bagian itu," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Berita Terkini
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved