Pompeo Sebut Turki Perburuk Perang di Nagorno Karabakh

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 23:45 WIB
loading...
A A A
Pasukan Armenia dan Azerbaijan kembali bertempur pada hari Jumat, memutus harapan untuk mengakhiri pertempuran hampir tiga minggu di daerah kantong Nagorno-Karabakh.

Pecahnya kekerasan terparah di Kaukasus Selatan sejak Armenia dan Azerbaijan berperang memperebutkan daerah kantong itu pada tahun 1990-an, pertempuran tersebut berisiko menciptakan bencana kemanusiaan, terutama jika menarik Rusia dan Turki.

Nagorno-Karabakh secara internasional diakui sebagai bagian dari Azerbaijan tetapi dihuni dan diatur oleh etnis Armenia.

Keduanya sempat menyepakati gencatan senjata namun kesepakatan itu hanya seumur jagung. Keduanya saling tuding satu sama lain melancarkan serangan.(Baca juga: Gencatan Senjata Azerbaijan dan Armenia Hanya Seumur Jagung )

Kementerian pertahanan Nagorno-Karabakh melaporkan 29 lagi korban militer, menjadikan 633 jumlah prajurit yang tewas sejak pertempuran meletus pada 27 September. Azerbaijan tidak mengungkapkan korban militer. Kantor kejaksaan Azerbaijan hanya mengatakan 47 warga sipil telah tewas dan 222 lainnya luka-luka.(Lihat video: Dua Kapal Asing Berbendera Vietnam Ditangkap TNI AL )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal Nuklir dari Kapal Selam, AS hingga Australia Panik
Pesawat Boeing 737 Hilang...
Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak di Laut Arab, Diduga Jatuh
Rekomendasi
Eks Hakim Agung Ad Hoc...
Eks Hakim Agung Ad Hoc Sebut Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Kejahatan Luar Biasa: Berbuntut Persoalan Negara
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Berita Terkini
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved