Raja Malaysia Tunda Pertemuan dengan Aliansi Anwar Ibrahim

Rabu, 14 Oktober 2020 - 11:29 WIB
loading...
Raja Malaysia Tunda...
Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim. Foto/REUTERS
A A A
KUALA LUMPUR - Istana Nasional Malaysia menunda pertemuan antara raja dan aliansi pemimpin oposisi Anwar Ibrahim . Penundaan itu terjadi di tengah pergolakan baru untuk merebut kursi perdana menteri.

Anwar telah bertemu Raja Malaysia Sultan Abdullah pada Selasa (13/10) untuk membuktikan bahwa dia memiliki dukungan mayoritas parlemen untuk membentuk pemerintahan baru. Langkah Anwar ini memicu pertikaian politik baru hanya beberapa bulan setelah Perdana Menteri (PM) Muhyiddin Yassin menduduki posisinya.

Dalam pernyataannya, para pemimpin oposisi Partai Aksi Demokratik (DAP) dan Partai Amanah menyatakan mereka awalnya telah dipanggil untuk pertemuan terpisah dengan raja.

“Meski demikian, tadi malam sekretaris pribadi Yang Mulia menginformasikan pada kami bahwa kedua pertemuan dengan Yang Mulia telah ditunda,” papar pernyataan yang dirilis Sekretaris Jenderal DAP Lim Guan Eng dan Presiden Amanah Mohamad Sabu.

Mereka tidak menjelaskan tanggal baru yang ditetapkan untuk pertemuan tersebut. (Baca Juga: Kisruh Politik di Malaysia, Gebrakan Anwar Ibrahim Terganjal)

Saat konferensi pers pada Senin, Anwar menyatakan dia telah memberikan dokumen pada raja untuk membuktikan bahwa dia memiliki dukungan lebih dari 120 anggota parlemen di lembaga berisi 222 kursi tersebut. (Baca Infografis: Di Indonesia Harga Vaksin Covid-19 Sekitar Rp200 Ribu)

Namun pihak istana kemudian menyatakan bahwa Anwar telah mengajukan jumlah anggota parlemen yang menurut dia mendukungnya, tapi tidak menyebut identitas para pendukungnya. (Lihat Video: 50 Juta Vaksin Asal Inggris Dipesan Pemerintah Indonesia)

Raja lebih banyak memiliki peran seremonial tapi dapat menunjuk perdana menteri yang dia anggap memiliki dukungan mayoritas anggota parlemen. Pemerintahan baru biasanya dipilih di Malaysia tapi raja memainkan peran dalam kondisi tertentu.

Awal tahun ini, dalam pertarungan politik yang panas, pemerintahan yang dipimpin PM Mahathir Mohamad harus mengundurkan diri dan raja memilih Muhyiddin sebagai PM setelah bertemu semua anggota parlemen untuk mengetahui siapa yang mereka dukung.

Para pengkritik menyebut Muhyiddin mencuri kekuasaan dengan mengubah aliansi dan bukan berasal dari hasil pemilu.

Jika Anwar berhasil merebut kursi PM, maka itu akan menjadi puncak dari 22 tahun pertarungan panjangnya, termasuk hampir 10 tahun di penjara atas berbagai dakwaan yang dia sangkal.

Itu juga berarti Malaysia akan memiliki perdana menteri ketiga tahun ini.

Namun skeptisme terhadap tantangan Anwar itu tetap ada karena belum ada partai besar yang secara terbuka mendukungnya. Satu partai, yang menjadi anggota koalisi berkuasa telah menyatakan beberapa anggota partainya mendukung Anwar.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Profil Cape Verde, Negara...
Profil Cape Verde, Negara Berpenduduk 550.000 Jiwa yang Bikin Repot Juara Piala Dunia 2010
Rekomendasi
Jelang Lawan Senegal,...
Jelang Lawan Senegal, Kante Ultimatum Mbappe Cs
Prancis vs Senegal:...
Prancis vs Senegal: Ulangan Kejutan 2002?
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved