Telepon Jokowi, PM Baru Jepang Ingin Perkuat Kerjasama Maritim dengan RI

Selasa, 13 Oktober 2020 - 21:56 WIB
loading...
Telepon Jokowi, PM Baru...
Dalam pembicaraan itu Suga dan Jokowi menyampaikan keinginan untuk memperkuat hubungan kedua negara, termasuk di dalamnya di sektor keamanan maritim. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Perdana Menteri baru Jepang , Yoshihide Suga dilaporkan telah melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Indonesia , Joko Widodo. Dalam pembicaraan itu kedua pemimpin negara menyampaikan keinginan untuk memperkuat hubungan kedua negara, termasuk di dalamnya di sektor keamanan maritim.

Menurut keterangan Kedutaan Besar Jepang di Jakarta yang diterima Sindonews pada Selasa (13/10/2020), pada awal pembicaraan, Suga menyampaikan niatnya untuk membangun hubungan baik dengan Jokowi dan mempererat kemitraan strategis dengan Indonesia yang memiliki nilai-nilai dasar yang sama dan hubungan historis di berbagai bidang dengan Jepang.

Menanggapi hal tersebut, Jokowi menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Suga sebagai Perdana Menteri Jepang dan menyampaikan keinginan untuk meningkatkan hubungan Indonesia dan Jepang sebagai mitra yang penting. ( Baca juga: Studi: Virus Corona Dapat Bertahan di Kulit Hingga 9 Jam )

"Perdana Menteri Suga mengatakan bahwa Jepang tetap mempromosikan “Free and Open Indo-Pacific (FOIP)” dan mendukung penuh “ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP)” yang dipromosikan Indonesia," bunyi keterangan Kedutaan Besar Jepang.

"Selanjutnya, Perdana Menteri Suga juga menyampaikan keinginannya untuk memperdalam kerja sama di berbagai bidang, termasuk pembangunan infrastruktur, pembinaan sumber daya manusia, keamanan maritim antara Jepang dan Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Presiden Joko Widodo menyampaikan niatnya untuk bekerja sama dengan Jepang secara erat guna menanggapi berbagai tantangan di kawasan," sambungnya.

Dalam pembicaraan yang berlangsung sekitar 10 menit tersebut, Suga dan Jokowi memastikan kerjasama menjelang KTT ASEAN. Selain itu, Suga menyampaikan harapan agar Indonesia mendukung penyelesaian masalah Korea Utara termasuk isu penculikan warga negara Jepang. ( Baca juga: Ada Potensi Lonjakan Kasus Covid-19 Setelah Olimpiade Tokyo 2020 )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Pentagon Rilis Dokumen...
Pentagon Rilis Dokumen UFO, Ada Piring Terbang di Atas Bandara Zimbabwe
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Berita Terkini
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Infografis
Presiden Erdogan Ingin...
Presiden Erdogan Ingin Membentuk Tatanan Dunia Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved