Trump Ingin Tarik Semua Pasukan AS di Afghanistan Sebelum Natal
Kamis, 08 Oktober 2020 - 16:58 WIB
loading...
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengatakan bahwa semua pasukan AS harus keluar dari Afghanistan sebelum Natal. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump mengatakan bahwa semua pasukan AS harus keluar dari Afghanistan sebelum Natal. Pernyataan ini datang tidak lama setelah Penasihat Keamanan Nasional AS, Robert O'Brien, menuturkan bahwa kemungkinan 2.500 tentara akan ditarik dari Afghanistan pada awal tahun.
"Kita harus memiliki jumlah yang sangat sedikit dari para pria dan wanita pemberani yang ditempatkan di Afghanistan sebelum Natal," ucap Trump melalui akun Twitternya, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (8/10/2020).
Trump sendiri telah mengurangi pasukan AS di Afghanistan menjadi sekitar 8.600 dan Taliban telah memegang janji untuk tidak menyerang pasukan AS dan sekutunya, bahkan ketika militan melanjutkan kampanye berdarah mereka melawan pasukan pemerintah.
Jumlah tersebut diperkirakan akan terus berkurang seiring kemajuan yang dicapai dalam perundingan damai antara pemerintah Afghanistan dan Taliban. ( Baca juga: Mei 2021, AS Tarik Seluruh Pasukan dari Afghanistan )
Sebelumnya, O'Brien mengatakan bahwa ada lebih dari 10 ribu tentara AS di Afghanistan ketika Trump menjabat. "Saat ini, jumlahnya di bawah 5.000 dan itu akan menjadi 2.500 pada awal tahun depan," kata O'Brien.
Sementara itu, bulan lalu, David Helvey, Asisten Deputi Menteri Pertahanan untuk Urusan Keamanan Indo-Pasifik, mengatakan tidak ada perintah untuk mengurangi angka tersebut menjadi nol sebelum Mei 2021.“Tetapi rencana tersebut tidak dapat dilaksanakan kecuali jika ada persyaratan kesepakatan. dengan Taliban terpenuhi,” katanya. ( Baca juga: Jalaluddin Rumi, Raksasa Afghanistan yang Mempengaruhi Barat )
"Kita harus memiliki jumlah yang sangat sedikit dari para pria dan wanita pemberani yang ditempatkan di Afghanistan sebelum Natal," ucap Trump melalui akun Twitternya, seperti dilansir Al Arabiya pada Kamis (8/10/2020).
Trump sendiri telah mengurangi pasukan AS di Afghanistan menjadi sekitar 8.600 dan Taliban telah memegang janji untuk tidak menyerang pasukan AS dan sekutunya, bahkan ketika militan melanjutkan kampanye berdarah mereka melawan pasukan pemerintah.
Jumlah tersebut diperkirakan akan terus berkurang seiring kemajuan yang dicapai dalam perundingan damai antara pemerintah Afghanistan dan Taliban. ( Baca juga: Mei 2021, AS Tarik Seluruh Pasukan dari Afghanistan )
Sebelumnya, O'Brien mengatakan bahwa ada lebih dari 10 ribu tentara AS di Afghanistan ketika Trump menjabat. "Saat ini, jumlahnya di bawah 5.000 dan itu akan menjadi 2.500 pada awal tahun depan," kata O'Brien.
Sementara itu, bulan lalu, David Helvey, Asisten Deputi Menteri Pertahanan untuk Urusan Keamanan Indo-Pasifik, mengatakan tidak ada perintah untuk mengurangi angka tersebut menjadi nol sebelum Mei 2021.“Tetapi rencana tersebut tidak dapat dilaksanakan kecuali jika ada persyaratan kesepakatan. dengan Taliban terpenuhi,” katanya. ( Baca juga: Jalaluddin Rumi, Raksasa Afghanistan yang Mempengaruhi Barat )
(esn)
Lihat Juga :