Rusia Buka Peluang Jual S-400 ke Iran, Netanyahu Telepon Putin

Kamis, 08 Oktober 2020 - 17:34 WIB
loading...
Rusia Buka Peluang Jual...
Sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin melalui telepon hari Rabu. Kontak telepon terjadi beberapa hari setelah seorang diplomat Kremlin mengatakan Moskow dapat menjual sistem pertahanan rudal S-400 ke Iran.

Kantor Netanyahu mengonfirmasi pembicaraan telepon kedua pemimpin tersebut. "Selama percakapan, masalah keamanan regional, agresi Iran dan situasi di Suriah dibahas," kata Kantor Perdana Menteri dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Times of Israel, Kamis (8/10/2020). Pernyataan kantor itu tanpa menyinggung sikap Moskow yang membuka peluang memasok sistem rudal S-400 ke Iran, musuh bebuyutan Israel. (Baca: Rusia Sebut Tak Masalah Pasok Sistem Rudal S-400 ke Iran )

Duta Besar Rusia untuk Iran, Levan Dzhagaryan, mengatakan pada pekan lalu bahwa Moskow tidak akan memiliki masalah untuk menjual sistem pertahanan udara yang canggih kepada Teheran ketika embargo senjata PBB terhadap Republik Islam Iran berakhir akhir bulan ini.

"Kami telah mengatakan sejak hari pertama bahwa tidak akan ada masalah untuk menjual senjata ke Iran mulai 19 Oktober," kata Dzhagaryan kepada harian Resalat dalam sebuah wawancara yang diterbitkan Sabtu lalu.

Pada Agustus, Dewan Keamanan PBB menolak resolusi AS untuk memperpanjang embargo senjata terhadap Iran, yang akan berakhir pada 18 Oktober 2020.

Namun, pemerintah Presiden AS Donald Trump secara sepihak menegaskan bulan lalu bahwa "snapback" sanksi PBB sekarang berlaku dan berjanji untuk setiap negara yang melanggarnya. (Baca: Lagi, Turki Disebut Tes S-400 Rusia terhadap Jet Tempur F-16 Buatan AS )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Rusia Akui Sistem Rudal...
Rusia Akui Sistem Rudal S-400 Hancur Dihantam Misil ATACMS AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved