Pangeran Arab Saudi Kecam Pemimpin Palestina Penolak Normalisasi UEA-Israel

Selasa, 06 Oktober 2020 - 10:10 WIB
loading...
A A A
Abbas kemudian menarik kembali pernyataannya dan melarang pejabat Palestina membuat pernyataan ofensif tentang para pemimpin Arab lainnya, menyusul permintaan dari Sekretaris Jenderal Dewan Kerjasama untuk Negara Arab di Teluk (GCC) Nayef al-Hajraf untuk meminta maaf.

Menurut Pangeran Bandar, reaksi Hamas di Gaza dan Otoritas Palestina (PA) di Tepi Barat mencerminkan kegagalan mereka yang lebih luas. (Baca: Israel Ucapkan Selamat Hari Nasional ke-90 Arab Saudi )

"Para pemimpin Jalur Gaza, yang telah memisahkan diri dari PA untuk memerintah Gaza secara mandiri, menuduh kepemimpinan Tepi Barat melakukan pengkhianatan, sementara pada saat yang sama, kepemimpinan Tepi Barat menuduh pemimpin separatis Jalur Gaza menikam mereka dari belakang," katanya.

“Upaya dalam beberapa tahun terakhir akan lebih baik digunakan untuk tujuan Palestina, inisiatif perdamaian, dan melindungi hak-hak rakyat Palestina untuk mencapai titik di mana penyebab yang adil ini, meskipun dirampok, akhirnya dapat melihat cahaya, dan ketika saya mengatakan dirampok, yang saya maksud dengan para pemimpin Israel dan Palestina sama rata," imbuh Pangeran Bandar.

Bahrain mengikuti jejak UEA dan setuju untuk menormalisasi hubungan dengan Israel pada 15 September, dan kedua negara mengatakan mereka tetap berkomitmen untuk solusi yang adil bagi Palestina.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan mengatakan bahwa posisi Kerajaan Arab Saudi atas perjuangan Palestina adalah tegas dan tidak akan berubah sebagai tanggapan atas perjanjian perdamaian kedua negara Teluk itu dengan Israel. (Baca juga: Bos Mossad Sebut Arab Saudi Segera Normalisasi Hubungan dengan Israel )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Meksiko vs Korea Selatan...
Meksiko vs Korea Selatan Buntu di Babak Pertama
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved